Suara.com - Calon legislatif Partai Berkarya Moh Huzaini menjadi korban pembacokan saat sedang membeli bakso di Jalan Raya Dusun Saesah, Sampang, Madura pada Kamis (20/12/2018) malam. Parahnya, korban dibacok dengan menggunakan sebilah celurit oleh tetangganya sendiri berinisial P (25).
Kapolsek Jrengik Iptu Yusuf Sirait menjelaskan, setelah peristiwa itu terjadi, polisi langsung menangkap pelaku pembacokan. Kini kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Sampang.
"Kasus ini sudah kami limpahkan ke Polres, sementara untuk pelakunya telah kami amankan," katanya seperti dikutip Beritajatim.com, Sabtu (22/12/2018).
Terpisah, Huzaini menceritakan detik-detik saat insiden pembacokan yang dilakukan oleh tetangganya itu. Menurutnya, pemicu aksi pembacokan itu setelah pelaku hampir menambrak Huzaini saat baru sampai di kedai bakso. Saat itu, Huzaini menayakan alasan pelaku hendak menghantamnya dengan sepeda motor. Bukannya mendapatkan penjelasan, pelaku langsung mengayunkan celurit dan menyabet tubuh Huzaini sebanyak tiga kali.
"Ayunan celurit yang pertama mengenai tangan, lalu banyak orang yang melerai," kata Huzaini.
Akibat luka dari sabetan senjata tajam itu, korban lalu ditolong warga dan dilarikan ke Puskesmas di dekat lokasi pembacokan. Dari aksi tersebut, Huzaini terpaksa harus menjalani perawatan medis berupa delapan jahitan di tangan kirinya.
"Kami berharap kepada pihak kepolisian agar benar-benar detail menyikapi kasus ini, karena kami merasa tidak ada masalah dengan tersangka. Apalagi setiap hari kami bertemu dengan ayah pelaku," pungkasnya
Berita Terkait
-
Oknum Caleg Partai Berkarya Digerebek Tiduri Istri Orang, Begini Kata KPU
-
Polisi Bawa Kasur yang Dipakai Caleg Partai Berkarya Tiduri Istri Orang
-
Pengakuan Penjaga Kos Tempat Caleg Partai Berkarya Digerebek
-
Ada Teriakan Saat Caleg Partai Berkarya Digerebek Tiduri Istri Orang
-
Empat Pemuda di Bekasi Dibacok karena Goda Pacar Orang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"