Suara.com - Seorang wartawan televis NET TV bernama Bintang Prasetheo (26) menjadi korban pembacokan saat meliput tawuran di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. Wartawan tersebut diketahui sedang meliput tawuran antara geng motor pada Minggu (23/12/2018).
Kejadian itu berawal ketika tim pemburu preman Polres Jakarta Barat mendapatkan laporan adanya aksi tawuran di Fly Over, Daan Mogot, Jakarta Barat. Tim pemburu preman pun langsung merespon laporan tersebut.
"Berdasarkan laporan tersebut, tim kami langsung melakukan patroli," ujar Katim 2 Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat Ipda Tamim, Senin (24/12/2018).
Saat patroli, pihaknya mendapati sekumpulan anak muda yang mengendarai motor melewati kawasan tersebut. Sekumpulan pemuda tersebut diduga membawa senjata tajam dan akan melakukan aksi tawuran.
Saat pihaknya melakukan pemeriksaan kepada kumpulan pemuda itu, terjadi perlawanan. Kameramen NET TV yang sedang mengambil gambar pun terkena sabetan benda tajam.
Polisi pun langsung mengamankan pelaku pembacok kameramen. Tiga tersangka berhasil diamankan diantaranya MR (14), AS (15), FA (15). Ketiganya merupakan warga Kembangan Jakarta Barat yang masih di bawah umur.
"Tersangka yang kami amankan sementara ada tiga pelaku, mereka masih di bawah umur," Jelasnya.
Barang bukti yang diamankan antara lain dua unit sepeda motor dan 1 buah handpone. Hingga saat ini, ketiga remaja tersebut kini diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat guna pemeriksaan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend