Suara.com - Seorang mahasiswa Universitas Mitra Indonesia (Umitra) bernama Fernanda Nurhidayat masih dinyatakan menghilang karena diduga ikut terkena tsunami. Terakhir kali, remaja itu dilaporkan sedang berlibur bersama keluarganya di Kalianda, Lampung Selatan
Agus Siratmustafa, paman Fernanda mengatakan, pihak keluarga telah berupaya mencari ke sejumlah lokasi di Kalianda. Namun, pencarian mereka belum membuahkan hasil. Nanda, panggilan akrab sang keponakan, belum ditemukan.
“Kami sudah mencoba mencari di Rumah Sakit Umum Daerah Bob Bazar Kalianda, tidak ada di sana. Kami mencari juga ke Kantor BPBD Lampung Selatan, tapi belum diketemukan juga,” ujar Agus kepada duajurai.co--jaringan Suara.com di Kantor BPBD Lampung Selatan.
Agus menuturkan, Nanda berangkat ke Kalianda beserta orangtua dan teman orangtuanya untuk berlibur. Namun, keberadaan korban hingga kini belum ditemukan setelah lokasi pariwisata itu turut diterjang tsunami pada Sabtu (22/12/2018) malam. Saat ini, baru ayah dan ibu Nanda termasuk rekannya yang berhasil ditemukan selamat.
"Saat tsunami, semua anggota rombongan lainnya selamat. Bapak dan ibu Nanda, teman bapaknya, alhamdulillah selamat," terangnya.
Dia sendiri berharap jika Nanda akan selamat dan berhasil ditemukan.
“Kami semua masih berupaya mencari keberadaan Nanda sambil berharap yang terbaik,” harapnya.
Berita Terkait
-
Sebelum Tsunami, Langit Tanjung Lesung Berubah Misterius Jadi Warna Merah
-
Tsunami Terjang Tanjung Lesung, Jababeka Rugi Rp 150 Miliar
-
Jafrudin: Seperti Mimpi, Saya Lihat Orang-orang Terhanyut Ombak
-
Tsunami, Pria Misterius Ditemukan Tewas Terjepit Batu Penahan Ombak
-
Ekspresi Ulama Kharismatik Ini Berubah Saat Tengok Korban Tsunami di Banten
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah