Suara.com - Salah satu ulama kharismatik di Banten Abuya Muhtadi Dimyati mengunjungi para korban luka-luka akibat terjangan tsunami yang dirawat di RSUD Berkah Kabupaten Pandeglang, Senin (24/12/2018).
Saat tiba, Abuya Muhtadi didampingi Kanit Krimsus Ditreskrim Polda Banten Kompol Winarmo. Abuya Muhtadi sontak terperangah kala melihat berjejernya korban yang sedang mendapatkan perawatan. Berubahnya eksperesi wajah Abuya menandakan ulama itu sedih sekaligus prihatin dengan kondisi para korban.
Tanpa berkata-kata, Abuya Muhtadi mendekat dengan para korban sambul merapalkan doa agar segera bisa sembuh.
"Saya ke sini hanya mendampingi Abuya. Beliau (Abuya) tadi ke sini untuk menjenguk dan mendokaan pasien, agar cepat sembuh dan keluarganya diberikan ketabahan," kata Kompol Winarno kepada BantenHits.com--jaringan Suara.com di lokasi.
Winarno juga mengaku prihatin melihat kondisi para pasien. Ditambah lagi, pasien kebanyakan wisatawan dari luar Banten dan ingin berlibur ke daerah pesisir pantai Banten.
“Semua pasien mengalami luka-luka, saya kasian dan prihatin melihatnya. Semoga tidak ada lagi musibah ini di Banten, khsususnya Pandeglang,” ujarnya
Berita Terkait
-
Istri Wafat Ditelan Tsunami di Carita, Pengusaha Lakukan ini ke Ibu Mertua
-
Ayah dan Ibunda Meninggal, Bayi Aa Jimmy Menangis Minta ASI saat Tsunami
-
Polri Yakin Perayaan Natal di Banten Aman Pasca Tsunami
-
BMKG Akui Tak Miliki Alat untuk Deteksi Gempa Tektonik
-
Begini Kondisi Villa Stephanie Sebelum Diporak-porandakan Tsunami
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita