Suara.com - Polisi belum bisa memastikan jenis narkoba yang diduga digunakan dua orang berinisial M dan DM, warga Madura. Hingga saat ini, Polres Pati masih menelusuri narkoba yang digunakan keduanya hingga over dosis dan ditemukan warga tak berpakaian di dalam mobil depan Pasar Trangkil, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
"Kami belum bisa memastikan jenis narkoba yang digunakan oleh para pelaku hingga mengakibatkan keduanya kelebihan dosis," kata Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Pol Wachyono ditemui di sela-sela kunjungan ke Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru 2019 di Kabupaten Kudus, Selasa (25/12/2018)
Untuk memastikan jenis narkoba yang digunakan, kata dia, harus menunggu hasil uji di laboratorium terlebih dahulu. Melalui hasil lab polisi dapat mengungkap apakah narkoba yang digunakan keduanya jenis baru atau tidak.
Informasi yang diperoleh dari Kasat Narkoba Polres Pati, pelaku mengonsumsi obat-obatan terlarang dengan kandungan yang berbeda, karena ditemukan zat amfetamin dan metamfetamin.
Ia menduga pelaku selama perjalanan dari Jakarta hingga sampai ke Trangkil, Kabupaten Pati, menggunakan dua jenis obat terlarang secara berlebihan hingga menimbulkan efek halusinasi.
"Bisa saja karena efek obat, melihat temannya yang juga laki-laki seperti perempuan," ujarnya.
Di dalam mobil pelaku, katanya, memang ditemukan sisa sabu-sabu yang tercecer.
"Bisa saja, pelakunya menggunakan pil inek bersama sabu-sabu. Namun, untuk kepastiannya tetap menunggu hasil uji laboratorium," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang laki-laki sempat menghebohkan warga setelah ditemukan dalam kondisi tak berpakaian di dalam mobil Suzuki Ertiga bernopol B 2254 KFB yang terpakir di sekitar Pasar Trangkil, Kamis (20/12) siang. (Antara)
Baca Juga: Perempuan Bugil Ditemukan Tewas Tersangkut Batu di Sungai
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar