Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa lalu lintas jelang malam pergantian tahun atau malam tahun baru.
Pengalihan arus lalu lintas tersebut dimulai pukul 17.00 WIB sampai dengan selesai.
"Kita melibatkan petugas dari lalu lintas sebanyak 620 personil, bersinergi dengan para stakeholders lainnya," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat dikonfirmasi, Senin (31/12/2018).
Untuk itu, masyarakat yang ingin merayakan malam tahun baru di imbau datang lebih awal. Selain itu, bagi yang menggunakan kendaraan bermotor dapat memarkirkan kendaraannya di tempat yang disediakan.
"Dalam menyongsong malam tahun baru 2019 di Sudirman - Thamrin (Simpang Patung kuda sampai dengan Bundaran HI) akan dilaksanakan Giat Car Free Night untuk memberikan ruang yang cukup, nyaman dan aman kepada masyarakat yang merayakan malam tahun baru tahun 2019," jelasnya.
Berikut adalah rekayasa arus lalu lintasnya:
1. Arus lalu lintas Jl. Hayam Wuruk yang akan menuju ke Jl Majapahit dibelokkan ke kiri Jalan Juanda
2. Arus lalu lintas dari Jl Veteran Raya yang akan menuju Jl Veteran III diluruskan ke JL Harmoni
3. Arus lalu lintas dari Jl Katedral menuju Jl Veteran Raya dibelokkan ke kanan ke Jl DR Soetomo
4. Arus lalu lintas dari Jl Merdeka Timur ke Jl Merdeka Utara dibelokkan ke kanan ke Jl Perwira
5. Arus lalu lintas dari JL Ridwan Rais yang akan menuju Merdeka Selatan diluruskan ke Jl Merdeka Timur
6. Arus lalu lintas dari JL Agus Salim yang akan belok ke kiri ke jalan Kebon Sirih dibelokkan kanan ke jalan Kebon Sirih arah Tugu tani.
7. Arus lalu lintas dari JL Agus Salim yang akan belok kiri ke jalan KH Wahid Hasyim dibelokkan ke kanan ke jalan Wahid Hasyim arah Tugu Tani.
8. Arus lalu lintas dari JL Imam Bonjol yang akan menuju Bundaran HI dibelokkan ke kanan ke jalan Agus Salim
9. Arus lalu lintas dari JL Jendral Sudirman yang akan menuju JL Kendal diluruskan kembali ke jalan Jendral Sudirman
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?