Suara.com - Tiga dari empat pelaku pemerkosaan terhadap Ebi Abadi, siswi sekolah yang masih berusia 15 tahun di Nusa Tenggara Barat, ditangkap. Karena melawan saat ditangkap, ketiganya ditembak.
Ketiga pelaku itu ialah Irwan Hadi (34), Makbullah (23), dan Ade Putra Ependi (25). Mereka ditangkap pada hari Sabtu (29/12) akhir pekan lalu. Satu pelaku lain yang merupakan pacar korban masih buron, yakni berinisial S.
Irwan, Makbullah, dan Ade ditangkap di tempat berbeda. Ketiga pelaku tersebut terlebih dahulu dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha melawan dan berontak saat akan ditangkap petugas.
“Tiga pelaku sudah ditangkap. Tinggal satu pelaku belum, masih dikejar. S ini adalah pacar korban dan inisiator pemerkosaan. Dia lagi sembunyi,” kata Kapolres Lotim Ajun Komisaris Besar Ida Bagus Made Winarta, seperti diberitakan Lombokita—jaringan Suara.com, Senin (31/12/2018)/
Keempat orang tersebut memerkosa Ebi hingga tewas pada Jumt (28/12) malam. Sebelum memerkosa, mereka lebih dulu berpesta miras kebun milik salah seorang warga setempat.
S lebih dulu memerkosa Ebi. Setelahnya, ia menawarkan tubuh Ebi untuk dirudapaksa tiga rekannya di lokasi berbeda.
Saat diperkosa, Ebi sempat pingsan. Ketika dibawa para pelaku ke puskesmas setempat, Ebi meninggal dunia dalam perjalanan.
Berita ini kali pertama diterbitkan Lombokita.com dengan judul ”Ketangkap, Pelaku Pemerkosa Ditembak”
Baca Juga: Usulan Tes Baca Al-Quran Capres - Cawapres, Lily Wahid: Nggak Urgent!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli