Suara.com - Sebuah rumah toko tau ruko tak berpenghuni yang berlokasi di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi memantik keresahan warga sekitar. Sebab, di ruko kosong itu banyak ditemukan kondom bekas pakai berserakan.
Tidak itu saja, baik di lantai satu dan dua ruko juga ditemukan sejumlah botol bekas minuman yang diduga berisi tuak atau miras. Begitu juga ditemukan beberapa kaleng lem aibon yang berserakan.
Diduga ruko yang terdiri dari beberapa petak itu kerap digunakan para pelaku prostitusi maupun sebagai ajang pesta miras atau mabuk lem. Apalagi, lokasi ruko jauh dari keramaian dan lokasinya cukup jauh tersembunyi dan jarang terpantau oleh aktivitas warga.
Zarowi, salah seorang warga setempat mengatakan, aktivitas muda mudi di ruko tersebut sering tidak terpantau karena lokasinya tersembunyi. Selain itu, juga tidak ada keramaian di sekitar bangunan ruko tersebut.
“Ini perlu perhatian serius dari semua pihak. Termasuk pemerintah,” kata Zarowi, seperti dikutip dari laman Metrojambi.com, Selasa (1/1/2019).
Ia berharap pihak berwenang lebih intens melakukan pengawasan terhadap aktivitas muda-mudi di ruko tersebut.
"Sangat disayangkan jika ruko tersebut dijadikan tempat muda-mudi melakukan perbuatan yang dilarang," kata Zarowi.
Berita Terkait
-
Kepergok Mencuri Kotak Amal Masjid, Rizky Pingsan Diamuk Warga
-
Sopir Angkot dan Baby Sitter Jakarta Digerebek saat Siaran Live Bersetubuh
-
Tak Tahu Malu, Baby Sitter dan Sopir Angkot Live Adegan Mesum di Medsos
-
Heboh, Pasang Jaring Ikan, Yang Didapat Justru Buaya Besar
-
Bu Camat Marah di Pinggir Jalan, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri