Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar validasi dan approval surat suara DPR RI serta Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2019. Validasi dan approval surat suara dihadiri oleh perwakilan tim kampanye pasangan capres dan cawapres serta pengurus partai politik peserta Pemilu 2019.
Ketua KPU Arief Budiman menuturkan validasi dan approval surat suara yang digelar hari ini merupakan bagian akhir dari rangkaian panjang proses validasi surat suara. Arief mengungkapkan proses validasi tersebut sudah dilakukan sejak penetapan daftar caleg sementara (DCT).
"Jadi proses validasi itu sudah dilakukan. Hari ini adalah tanda tangan approval," tutur Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019).
Sementara itu, terkait produksi surat suara, Arief mengatakan sudah ada pemenang lelang yang akan memproduksi surat suara. Hanya saja, kata Arief kekinian masih masuk pada masa sanggah hingga 7 Januari 2019.
"Nanti kalau sampai dengan tanggal 7 Januari tidak ada masa sanggah, berarti bisa ditandatangani kontraknya oleh pemenang lelang. Kemudian proses produksi bisa segera dimulai," imbuhnya.
Sebagai informasi, dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019 hanya PKPI yang belum hadir. Sedangkan 15 partai politik dan perwakilan tim kampanye Capres dan Cawapres yang hadir tersebut telah menandatangani validasi dan approval surat suara DPR RI serta presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019.
Tag
Berita Terkait
-
Baju Putih dan Peci Hitam di Surat Suara, Ma'ruf Amin: Filosofinya Bersih
-
Polisi Tangkap Pelaku Pembakar Kantor KPU
-
Hoaks Surat Suara, Mendagri: Kita Jangan Sampai Tercederai Racun Demokrasi
-
Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, KPU: Isu Ini Sangat Luar Biasa
-
Ini Transkip Rekaman Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Sudah Dicoblos
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat