Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur akan menjadikan Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila tersangka kasus prostitusi online jika ada bukti mereka mendapatkan uang dari jual diri atau bertransaksi seks. Saat ini Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila berstatus hukum saksi korban.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan sampai kini polisi masih melakukan penyidikan terkait kasus prostitusi online yang membelit Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila.
"Kalau misalnya ada temuan misalnya VA dan AS itu ternyata mendapatkan penghasilan dari kegiatan itu (prostitusi), makan statusnya akan ditingkatkan," pungkas Barung di Polda Jatim, Senin (7/1/2018).
Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi online setelah melakukan penggerebekan terhadap sebuah hotel bintang lima di Surabaya, kemarin. Selain Vanessa Angel, polisi juga membekuk soerang model Avriellya Shaqila.
Dalam bisnis lendir itu, kedua artis itu diduga dibayar Rp 80 juta dan Rp 25 juta untuk sekali kencan.
Kekinian, polisi baru menetapkan 2 tersangka dalam kasus prostitusi online itu. Mereka adalah mucikari, ES (37) dan TN (28).
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Hukuman Ini Siap Menjerat Pengguna dan Mucikari PSK Artis
-
Cantik dan Tenar, Patokan Harga Artis yang Dijual Mucikari Vanessa Angel
-
Terciduk Prostitusi Online, Vanessa Angel Dijebak Rekan Artis?
-
Mucikari Vanessa Angel Jual Artis Hanya Lewat WA, Begini Caranya
-
Ngakak! Khayalan Warganet Soal Tarif Rp 80 Juta Vanessa Angel
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT