Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menganggap ada upaya kriminalisasi terhadap Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief, terkait kasus hoaks 7 kontainer surat suara. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai cuitan Andi Arief tidak ada upaya terkait penyebaran hoaks yang dilakukan melalui akun Twitter pribadinya.
Fadli mengajak masyarakat untuk lebih jeli membaca isi cuitan Andi yang dianggap banyak pihak sebagai penyebaran berita hoaks. Fadli menganggap cuitan Andi Arief mengajak semua pihak untuk mengecek terkait kesimpangsiuran berita itu.
"Kalau menurut saya apa yang dicuit saudara Andi Arief itu sama sekali bukan menyebar hoaks. Coba dibaca dengan jernih, dia hanya meminta klarifikasi, dia hanya meminta itu dicek," kata Fadli di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senin (7/1/2019).
Terkait itu, Fadli meminta untuk tidak mengkriminalisasi kasus penyebaran berita bohong alias hoaks dengan menjadikan Andi sebagai pelaku penyebar hoaks. Fadli juga menganggap tudingan yang ditujukan kepada Andi Arief sudah menodai demokrasi.
"Kalau demokrasi kita dinodai dengan kriminalisasi, mending tidak usah ada demokrasi. Orang berbeda pendapat kok, semuanya ingin dikriminalisasi, kan menjadikan hukum sebagai alat politik," ujarnya.
Menurut Fadli, pemerintah Indonesia kerap disibukan dengan permasalahan seperti itu. Ia mengaku khawatir nantinya akan menjadi lelucon bagi negara-negara lain, lantaran menurutnya masyarakat kini sudah pintar mana kalimat yang termasuk jenis hoaks ataupun tidak.
"Ini kan masyarakat kita sudah masyarakat yang melek khususnya hal-hal seperti ini. Saya kira ditertawakan oleh seluruh dunia kalau hal-hal kayak itu saja dikatakan di negara demokrasi kaya begini," pungkasnya.
Sebelumnya warganet digegerkan oleh rekaman yang suara pria yang beredar di Whatsapp. Dalam rekaman itu, si pria memberi info telah menemukan 70 juta suara yang sudah dicoblos pada gambar Jokowi - Maruf Amin. Dalam rekaman itu juga menyebutkan surat suara itu dikirim dari China dan sudah disita TNI AL.
Bersamaan dengan itu politisi Partai Demokrat Andi Arief juga menanyakan kabar tersebut pada akun Twitter pribadinya @AndiArief_ pada Rabu (2/1/2018).
Baca Juga: Pengakuan Pengusaha Tambang Lumajang Rian Pakai Jasa Seks Vanessa Angel
"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena kabar ini sudah beredar," tulis Andi pada akun Twitternya @AndiArief_ pada Rabu (2/1/2018). Namun tak berselang lama, cuitan itu dihapus oleh sang pemilik Twitter.
Berita Terkait
-
Guntur Romli Sebut Prabowo Layak Masuk Rekor Muri Sebagai Capres Pembohong
-
Salam Dua Jari di Konfernas Gerindra, Anies Dipanggil Bawaslu
-
Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Dirjen Bea Cukai Cek Kontainer dari Cina
-
Mau Dipolisikan Andi Arief, Guntur Romli: Ini Maling Teriak Maling
-
Andi Arief Ancam Geruduk Rumah Sekjen PDIP sampai Stafsus Jokowi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT