Suara.com - Wisatawan yang hilang di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta sejak Minggu (6/1/2019) akhirnya ditemukan pada Selasa (8/1/2019) pagi dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban atas nama Rohmad Tri Prasetya (20), warga Karanganyar, Jawa Tengah, ditemukan oleh nelayan sekitar 1 kilometer dari bibir pantai Parangtritis, sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa pagi tadi.
"Sudah dipastikan bahwa mayat yang ditemukan adalah wisatawan yang hilang," kata Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Bantul Arief Nugroho, kepada Harianjogja.com, Selasa (8/1/2019).
Arief mengatakan, jenazah korban pertama kali diketahui oleh nelayan tepat di selatan posko SAR Parangtritis. Setelah mendapat laporan tim SAR langsung mengevaluasi jenazah menggunakan perahu jukung dan jetski, kemudian dibawa ke Posko SAR untuk diidentifikasi.
Saat ini jenazah masih berada di posko menunggu tim identifikasi dari Polres Bantul untuk pemeriksaan.
"Setelah diperiksa akan diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Arief.
Dengan ditemukannya jenazah wisatawan yang hilang tersebut, Arief menyatakan operasi gabungan tim pencarian dan penyelamatan korban dihentikan.
Sebelumnya, Rohmad Tri Prasetya tenggelam bersama tiga temannya saat sedang mandi di laut pada Minggu (6/1/2019) siang, sekitar pukul 13.30 WIB.
Mereka merupakan bagian dari rombongan wisatawan asal Karanganyar, Jawa Tengah. Selain Rohmad, yang tenggelam saat itu adalah Malik Sadikin Nugroho, 25, Saryono, 20, dan Bambang Irawan, 18.
Baca Juga: Isu Ustadz Arifin Ilham Meninggal Hoaks, Yusuf Mansur Meluncur ke RS
Tiga orang dapat diselamatkan menggunakan pelampung dan kapal jukung. Namun, korban Rohmad terbawa arus hingga ke tengah dan baru ditemukan dua hari kemudian dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Sumber: Harianjogja.com
Berita Terkait
-
Kebakaran Landa Puluhan Kios Pedagang di Yogyakarta
-
Makna Patung Prajurit Bedjokarto di Maliobro, Ada Harapan untuk Yogyakarta
-
Calon Putra Mahkota Puro Pakualaman Resmi Persunting Maya Lakshita
-
Wisatawan Tertahan di Karimunjawa, Menpar Tegur Lion Air
-
Patung Prajurit Mataram Pegang Karung Ini Bikin Heboh Yogyakarta
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar