Suara.com - Sebanyak 35 kios yang biasa digunakan untuk berjualan makan dan minum serta pakaian ludes terbakar pada Minggu (6/1/2019) sekitar pukul 22.30 WIB di Taman Parkir Jalan Panembahan Senopati nomor 20 Yogyakarta.
Salah seorang pemilik kios, Amanah (35) menceritakan, saat peristiwa terjadi ia sudah pulang ke rumah. Ia mendapat kabar dari sang suami yang menelpon bila ada kebakaran di kios tempat mereka berdagang.
"Jam 10 malam biasanya sudah tutup, lalu saya ditelpon suami kalau kebakaran api sudah besar sudah parah, padahal dagangan baru ambil," kata Amanah saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (7/1/2019).
Ia tidak menduga akan terjadi kebakaran. Dugaan konseling listrik sebagai penyebab kebakaran dianggap sebuah hal yang tidak biasa. Pasalnya, listrik di area kiosnya berjualan memang sering bermasalah tapi tidak pernah ada percikan api.
"Gak pernah konslet, ini parah ini. Sering mati biasa ada, tapi ini kayak kembang api, besar," katanya.
Menurut Amanah, selama lima tahun berjualan, baru kali ini terjadi kebakaran di kios tempatnya berdagang.
"Kebakaran seperti ini baru pertama kali. Kalau Konslet sering," kata Amanah yang juga bergabung dalam Paguyuban Pedangan Senopati Tengah Taman Pintar.
Akibat kebakaran itu, Amanah mengaku mengalami kerugian hingga Rp 35 juta. Sebab, nyaris seluruh barang dagangannya habis terbakar.
"Saya rugi Rp 35 juta itu dagangan saja," kata dia.
Baca Juga: Amel Korban Pemerkosaan Berharap Pejabat BPJS Akui Perbuatan dan Minta Maaf
Selain membakar 35 kios, ada juga sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi L 1853 IS serta satu unit motor Vario habis terbakar.
Kontributor : Abdus Somad
Berita Terkait
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Terbakar di Lokasi Kebakaran Jelambar
-
5 Orang Terluka Akibat Kebakaran di Jelambar
-
Makna Patung Prajurit Bedjokarto di Maliobro, Ada Harapan untuk Yogyakarta
-
Calon Putra Mahkota Puro Pakualaman Resmi Persunting Maya Lakshita
-
Patung Prajurit Mataram Pegang Karung Ini Bikin Heboh Yogyakarta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
Terkini
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran
-
Keppres Adies Kadir jadi Hakim MK Sudah Diteken, Pelantikan Masih Tunggu Waktu
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Kabar Krisis Iklim Bikin Lelah, Bagaimana Cara Mengubahnya Jadi Gerakan Digital?
-
Anggota DPR Tanya ke BNN: Whip Pink Mulai Menggejala, Masuk Narkotika atau Cuma Seperti Aibon?
-
Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Rano Karno: Bagian dari Proyek Raksasa Jakarta
-
Saat Daerah Tak Sanggup Bayar Gaji ASN, Siswa SD di NTT Menyerah pada Hidup Demi Buku Tulis