Suara.com - Patung prajurit Mataram alias bregada di kawasan Malioboro, Daerah Istimewa Yogyakarta, sempat membuat kehebohan bagi publik.
Pasalnya, menurut salah satu pengusaha di Malioboro, Budi, patung tersebut semula membawa tombak di tangannya bukan karung seperti yang terlihat kekinian.
Ia mengakui tak tahu siapa orang yang usil mengganti tombak tersebut dengan karung warna hijau.
Namun, setelah diklarifikasi ke kurator patung, Roby Setiawan, dipastikan bahwa sejak awal ditempatkan di Malioboro, patung tersebut memang tidak dirancang membawa tombak melainkan karung berwarna hijau.
Roby menjelaskan, patung bregada tersebut dinamai Bedjokarto. Patung ini dibuat oleh seniman Duvart Angelo, Febrianto Tri Kurniawan, dan Faisal Aditya.
Proses pengerjaan patung tersebut kurang lebih sekitar satu bulan pada Desember lalu. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat patung itu dinilainya cukup mahal.
"Kebetulan kami dapat sponsor sekitar Rp 100 juta," ujar Roby kepada Harianjogja—jaringan Suara.com, Jumat (4/1/2019).
Berita ini kali pertama diterbitkan Harianjogja.com dengan judul “Heboh Patung Bregada Memegang Karung di Malioboro, Ini Penjelasan Kurator”
Baca Juga: Sosok Haya Bint Al Hussein, Putri Yordania Keturunan Langsung Nabi Muhammad
Berita Terkait
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta
-
Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak