Suara.com - Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan razia indekos, yang diduga dijadikan sarang prostitusi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/1/2019).
Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho mengatakan, razia ini digelar setelah mendapat informasi banyak indekos di kawasan Puncak yang dijadikan tempat prostitusi.
"Kami dapat infomasi banyak wanita-wanita yang bekerja malam di lokasi ini, bisa ditafsirkan sendiri ya. Karena itu kami razia," kata Agus, Selasa (8/1/2019).
Dalam razia ini, pihaknya mendapati sejumlah pasangan yang bukan suami istri berduaan di dalam indekos. Tidak hanya itu, petugas juga mendapati beberapa wanita yang tidak mempunyai identitas.
"Tadi kami sudah dapatkan beberapa orang, sekitar 25 orang. Mereka kami akan dalami, termasuk pemilik indekos juga dimintakan keterangan," jelas Agus.
Nantinya, kalau terbukti terdapat indekos yang menjadi sarang prostitusi pihaknya akan memproses secara hukum, mulai dari penutupan paksa hingga melakukan pembongkaran bangunan indekos tersebut.
"Jika ada bukti kami lanjutkan proses hukum. Kalau ada indekos terbukti tempatnya untuk kegiatan asusila bisa ditutup atau dibongkar.”
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Rapor Jokowi Merah, Kubu Prabowo: Petahana Bakal Gelagapan Jelang Debat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar