Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief tengah mempertimbangkan untuk melaporkan anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.
Andi Arief berniat melaporkan Gibran Rakabuming Raka ke Bareskrim Polri terkait dengan kabar hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos.
Andi Arief mengungkapkan hal tersebut melalui akun Twitternya @AndiArief_ pada 9 Januari 2019. Andi Arief sempat mengunggah potongan gambar cuitan Gibran Rakabuming Raka melalui akun @Chilli_Pari yang meretweet akun @_TNIAU.
Cuitan yang diretweet akun @Chilli_Pari berisikan permintaan admin kepada Andi Arief untuk menyebutkan nama dua anggota TNI yang disebut Andi Arief ikut mengecek adanya 7 kontainer surat suara yang telah dicoblos di Tanjung Priok beberapa waktu lalu.
"Mohon bapak @AndiArief__ sebutkan siapa kedua anggota TNI tersebut (nama/pangkat/kesatuan). Jika mereka anggota TNI AU, laporkan kepada kami untuk diusut oleh Pomau. Patut diingat bahwa institusi TNI & khususnya TNI AU berkomitmen untuk menjaga netralitas dalam pemilu," tulis admin TNI AU pada 6 Januari 2019.
Ternyata cuitan TNI AU tersebut diretweet oleh akun @Chilli_Pari. Akun itu merupakan akun resmi dari usaha katering milik Gibran Rakabuming Raka. Entah apa yang menyebabkan Andi Arief kemudian mengabadikan retweet dari akun @Chilli_Pari tersebut.
"Saya lagi menimbang apa perlu melaporkan akun anak Presiden ke Bareskrim," cuit Andi Arief pada Rabu (9/1/2018).
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia
-
Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat
-
Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan
-
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat
-
Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir
-
Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman
-
Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI
-
Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI
-
Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi
-
Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan