Suara.com - Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi merasa prihatin dengan kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebab, Anies hingga kini belum memiliki wakil gubernur Jakarta setelah ditinggalkan Sandiaga Uno.
Prasetio menerangkan, pihaknya menyerahkan posisi Wagub DKI kepada Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kedua partai tersebut merupakan parpol pengusung Anies dan Sandiaga di Pilkada Jakarta 2017 lalu.
"Terserah partai pengusungnya, dua-duanya. Bukan dari pihak DPRD, kami tinggal menerima dari Gubernur, tinggal kami laksanakan paripurna untuk menjelaskan visi misi dia (Wakil Gubernur)," ujar Prasetio di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (23/1/2019).
Politikus PDI Perjuangan ini berharap Wagub DKI nantinya diisi oleh orang yang sudah mengerti persoalan di Ibu Kota.
"Mudah-mudahan yang terbaik lah buat Jakarta," kata Edi.
Menurut Prasetio, Anies membutuhkan pendamping untuk melaksanakan program - program yang masih tertunda di DKI Jakarta. Sebagai Kepala Daerah, kata Prasetio, Anies tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan seorang wakil.
"Sulit lah. Kasihan Pak Anies kalau dipanggil oleh Kementerian ini kementerian ini kan dia sendiri. Siapa lagi?," kata Prasetio.
Berita Terkait
-
Laporkan Harta Kekayaan, Ketua DPRD DKI Datangi Gedung KPK
-
Laporkan LHKPN ke KPK, Prasetio Minta Anggota DPRD Jakarta Ikuti Jejaknya
-
PKS Kenalkan 3 Kandidat Cawagub DKI ke Demokrat dan PAN
-
Anies Blusukan ke Lokasi Kebakaran Tomang, Sekalian Salat Magrib
-
Pernikahan Ahok - Bripda Puput Disebut Bakal Digelar Tertutup
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin