Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga telah melaporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pihak kepolisian. Hal itu dilakukan lantaran isi dari tabloid tersebut yang diduga tendesius ke pihak salah satu capres - cawapres.
Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo - Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pihaknya langsung melaporkan tak lama setelah tabloid itu beredar di tengah-tengah masyarakat. Meskipun tidak begitu tahu secara pasti, namun Dasco meyakin laporan tersebut telah dilakukan pada minggu lalu.
"Minggu lalu lah pokoknya sedang marak-maraknya itu sudah kita laporin. Kalau nggak salah sudah ke Bawaslu dan polisi ya nanti saya cek lagi itu," kata Dasco di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Rabu (23/1/2019).
Pelaporan itu dilakukan BPN lantaran melihat isi dari tabloid tersebut yang terkesan berpihak kepada salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Karena berbau tendesius maka ada kekhawatiran dari pihak BPN lantaran tabloid tersebut telah disebarkan secara masif langsung ke rumah-rumah warga.
"Tabloid-tabloid itu isinya tendensius dan juga tidak jelas penerbitannya. Berpotensi untuk mengganggu ketertiban umum serta memecah belah masyarakat," ujarnya.
"Tabloid-tabloid itu kemudian secara masif disebarkan dari rumah ke rumah, dan jumlahnya banyak, kami sudah mengambil langkah hukum untuk melaporkan peredaran tabloid tersebut," pungkasnya.
Untuk diketahui, Tabloid Indonesia Barokah yang beredar di tengah-tengah masyarakat menampilkan halaman depan berjudul 'Reuni 212: Kepentingan Umat Atau Kepentingan Politik?'. Selain itu ada juga judul-judul kecil yang menyebut soal Hizbut Tahrir juga radikalisme.
Tabloid tersebut sudah beredar di Sukabumi berjumlah 106 amplop yang disebar di beberapa kantor desa di daerah itu.
Tak hanya Sukabumi, tabloid itu juga ditemukan di Jawa Tengah. Bawaslu Jateng yang mengawasi adanya peredaran tabloid tersebut menyebut kalau tabloid itu sudah menyebar di Kabupaten Blora, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Magelang ke setiap masjid.
Baca Juga: Kubu Prabowo Bantah Tolak Najwa Shihab Jadi Moderator Debat Pilpres
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi