Suara.com - Reynaldi (20), mahasiswa Universitas Bunda Mulia (UBM) yang tewas bunuh diri usai terjun bebas dari lantai 12 Gedung Asrama UBM diketahui tinggal bersama kakek dan tantenya di Jakarta. Hal tersebut diketahui dari para saksi yang telah dimintai keterangan oleh polisi.
Kapolsek Pademangan Komisaris Polisi Yulianthy menerangkan, yang membiayai kuliah Reynaldi adalah kakek dan tantenya.
"Sekarang dia ikut, untuk biaya sehari untuk kuliah ditanggung oleh Opa dan tantenya," ucap Yulianthy saat dikonfirmasi, Rabu (23/1/2019).
Berdasarkan informasi dari rekan seangakatannya, Reynaldy diketahui angkatan 2018 jurusan Desain Komunikasi Visual dan sedang menjalani semester dua. Berdasarkan kesaksian temannya, Reynaldy dikenal orang yang tertutup.
"Dia sendiri di sana akhirnya melompat. Kemudian ya bisa dibilang korban orangnya kalau ada masalah tidak mau menceritakan," jelasnya.
Yulianthy mengatakan, pihaknya telah memeriksa teman satu angkatan Reynaldi di UBM. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman ihwal peristiwa tersebut.
"Bisa dipastikan korban bunuh dirim Karena dari hasil CCTV pada saat naik ke lantai 12 atau ke roof top karena mess UBM kan hanya sampai lantai 10 ya. Lantai 12 adalah rooftop, lantai 11 itu yandom air, genset, segala macem. 12 atap nya ya," tandas Yulianthy.
Berita Terkait
-
Nilai Semester Jeblok Diduga Jadi Pemicu Mahasiswa UBM Lompat Bunuh Diri
-
Mahasiswa UBM Lompat Bunuh Diri, Kesaksian Pedagang: Baru Pertama Terjadi
-
Mahasiswa Universitas Bunda Mulia Bunuh Diri Masih Misterius
-
Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kampus UBM, Diduga Jatuh dari Lantai 12
-
Pria Diduga Mahasiswa Tewas Terjun dari Lantai 12 Universitas Bunda Mulia
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur