Suara.com - Tindakan lelaki bernama Marthen Merani sungguh nekat. Dia membakar habis rumahnya lantaran ditinggal kabur sang istri selama 10 tahun. Aksi pembakaran rumahnya itu dilakukan Marthen pada Kamis(24/1/2019) di Kampung Mantembu, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal mengatakan, warga awalnya melihat Marten dalam kondisi mabuk meluapkan amarahnya sambil membuang barang dari dalam rumah. Saksi, kata dia, juga melihat lelaki itu teriak-teriak memanggil anak-anaknya.
"Tidak lama setelah itu pemilik rumah keluar dan pergi ke arah pasar Serui. Sekitar 5 menit kemudian saksi melihat ada asap tebal yang muncul dari dalam rumah. Api langsung membesar dan membakar seluruh bangunan rumah semi permanen yang terbuat dari kayu papan,” kata Kamal seperti diwartakan Kabarpapua.co--jaringan Suara.com, Jumat (25 /1/2019).
Menurut keterangan warga, sesuai membakar habis rumahnya, warga melihat Marthen tampak santai di dekat kobaran api. Bahkan, kata dia saksi sempat mendengar perkataan Marthen yang merasakan puas melakukan pembakaran itu sambil bergegas pergi. "Lebih bagus lagi terbakar," kata Kamal menirukan perkataan Marthen berdasarkan keterangan saksi mata.
Beruntung, api dari kebakaran yang disengaja itu tak sampai merembet ke bangunan milik warga. Dari hasil pemeriksaan, Marthen diduga depresi karena tak sanggup menghidupi keempat anaknya sejak ditinggal kabur sang istri dari rumah. Namun sejauh ini, belum diketahui identitas dari istri dan alasannya meninggal suaminya tersebut
"Dari keterangan warga diduga kuat rumah sengaja di bakar oleh pemilik karena stres ditinggal istri kurang lebih 10 tahun dan saat ini hanya tinggal bersama empat orang anaknya,” ujar Kamal.
Sumber: Kabarpapua.co
Berita Terkait
-
Dititipkan di Rumah Kakek, Aisah dan Putri Ditemukan Tewas di Galian
-
Wanita Tewas di Kamar Eks Lokalisasi, Habis Melahirkan Ditinggal Pacar
-
Stres Jadi Pengangguran, Daeng Nangga Tusuk Istrinya, Lalu Coba Bunuh Diri
-
Kenali Gejala Stres dan Depresi, Agar Tahu Cara Penanganannya
-
Penampakan Jahe Asal Thailand Serbu Pasar Hamadi Jayapura Papua
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS
-
Otsus Papua Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Besaran Anggaran