- Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai mendukung komitmen Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin mengawal Otonomi Khusus Papua.
- Yorrys menegaskan keberhasilan Otsus Papua diukur dari manfaat nyata pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan perlindungan masyarakat adat, bukan sekadar anggaran.
- DPD RI berkomitmen menyuarakan aspirasi masyarakat Papua melalui Pansus Papua untuk menyelesaikan berbagai persoalan kemanusiaan secara dialogis.
Suara.com - Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap komitmen Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin dalam mengawal pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua.
Hal ini merespons pidato pengantar Ketua DPD RI dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Jumat (14/8/2026).
Yorrys menegaskan, bahwa komitmen tersebut harus dijadikan momentum untuk memastikan keberhasilan Otsus Papua.
Menurutnya, keberhasilan Otsus tidak boleh hanya diukur dari angka-angka di atas kertas, melainkan dari dampak konkret yang dirasakan oleh penduduk Papua.
“Saya sependapat bahwa Otsus Papua harus kita kawal bersama. Ukuran keberhasilannya bukan hanya berapa besar anggaran yang diberikan, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya melalui pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, serta perlindungan terhadap masyarakat adat,” ujar Yorrys di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Lebih lanjut, Yorrys menekankan bahwa masyarakat adat harus diposisikan sebagai subjek utama dalam setiap kebijakan pembangunan.
Ia mengingatkan agar pembangunan di tanah Papua tetap menjaga karakteristik, sejarah, dan hak-hak masyarakat setempat.
"Pembangunan tidak boleh menghilangkan identitas masyarakat Papua. Masyarakat adat harus dilibatkan dan menjadi bagian utama dalam menentukan arah pembangunan di wilayahnya,” katanya.
Selain masalah anggaran yang transparan dan tepat sasaran, Yorrys menyoroti pentingnya pendekatan dialogis dalam menyelesaikan persoalan keamanan dan kemanusiaan di Papua.
Baca Juga: Ketua DPD Puji Kinerja Prabowo-Gibran, Disebut Kompak dan Saling Melengkapi
Ia berharap proyek strategis nasional dilakukan dengan cara yang arif agar tidak menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat.
“Papua tidak bisa hanya dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi. Ada persoalan keamanan, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, dan pelayanan dasar yang harus ditangani secara bersamaan. Kita ingin pembangunan menjadi jalan keluar, bukan menambah persoalan baru,” tegas Yorrys.
Sebagai lembaga perwakilan daerah, DPD RI berkomitmen untuk terus menyuarakan aspirasi masyarakat Papua ke tingkat nasional, salah satunya melalui optimalisasi kerja Panitia Khusus (Pansus) Papua.
"Pansus Papua harus menjadi ruang untuk mendengar langsung masyarakat, melihat persoalan di lapangan, dan menghasilkan rekomendasi yang konkret. Kita tidak boleh hanya mengidentifikasi masalah, tetapi harus mencari jalan keluarnya,” ujarnya.
Yorrys berharap Otsus dapat benar-benar menjadi instrumen yang mewujudkan keadilan dan kesejahteraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Jangan sampai Otsus hanya kuat di atas kertas, tetapi lemah dalam manfaat yang dirasakan rakyat. Keadilan untuk Papua adalah bagian dari keadilan Indonesia. Kita ingin membangun Papua bersama masyarakat Papua, untuk kesejahteraan masyarakat Papua, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ketua DPD Puji Kinerja Prabowo-Gibran, Disebut Kompak dan Saling Melengkapi
-
CEK FAKTA: Menguji Klaim Prabowo Soal MBG, Stunting 25 Persen dan Realita di Papua
-
Sekjen Parpol Koalisi Kumpul Tanpa PDIP, Utut: Bagian dari Dinamika Politik
-
Ketua DPD Puji Kinerja Prabowo-Gibran, Disebut Kompak dan Saling Melengkapi
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS
-
Otsus Papua Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Besaran Anggaran
-
28 Ton Pasir Timah Ilegal Disita Bareskrim, 97 Karung Siap Dikirim ke Malaysia
-
Ketua DPD Puji Kinerja Prabowo-Gibran, Disebut Kompak dan Saling Melengkapi
-
BRI Gelar Promo Spesial di Voila, Ada Potongan Harga Hingga Rp1,7 Juta
-
Sambut HUT RI, BRI Promo Cashback 10 Persen di Papaya Supermarket
-
Prabowo Guyur Dana Rp360 Triliun untuk Rakyat dari Efisiensi Pengadaan
-
Bedah Pidato Presiden, Gerindra Beberkan 6 Fondasi Utama Pembangunan Nasional Era Prabowo
-
Pegadaian Perkuat Ekosistem Emas Nasional lewat Kehadiran Tabungan Emas di myBCA
-
Puan Ungkap DPR Kerap Diterpa Hoaks: Dari Kutipan Palsu hingga Video Lama yang 'Diplintir'