Suara.com - Medical Emergency Rescue Committee menilai, terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir sudah tak pantas berada di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, karena kondisi kesehatannya mulai menurun.
Meaty, tim dokter Mer-C mengatakan, diagnosis dokter yang menangani Baasyir bersepakat mantan pemimpin Jamaah Islamiyah itu harus mendapat perawatan intensif di rumah.
“Abu Bakar Baasyir didiagnosis mengalami chronic venous insufficiency (infusiensi vena) atau gangguan aliran darah dari pembuluh darah vena kaki ke jantung. Selain itu juga mengalami osteoarthritis atau mengalami kerusakan pada tulang rawan di bagian lututnya,” jelas Meaty di RSCM, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).
Terkait hal itu, Meaty mengatakan Baasyir sendiri dengan kondisinya seperti itu diharuskan melakukan fisioterapi. Setidaknya, fisioterapi dilakukan tiga kali dalam sepekan.
"Yang diperlukan adalah fisioterapi. Mungkin karena faktor umur juga ya, fisioterapi yang di kemungkinan paling lambat, paling minimal, itu 3 kali dalam seminggu," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK