Suara.com - Seorang gadis korban perkosaan disiram cairan pembersih lantai di jalan raya. Gadis korban perkosaan berusia 22 tahun itu diancam untuk tidak membongkar identitas pemerkosanya.
Kejadian itu terjadi di Ambedkar Nagar, Delhi Selatan, India, Kamis (31/1/2019) kemarin. Untungnya, gadis korban perkosaan itu lolos dari serangan.
Begitu diserang, gadis korban perkosaan itu lapor polisi. Polisi pun langsung ke tempat kejadian perkara dan menemukan botol pembersih toilet kosong. Cairan pembersih toilet itu tercecer di jalan.
Kejadian penyiraman air keras terhadap gadis korban perkosaan itu bermula saat dia tengah berpergian dengan sepeda motornya. Tiba-tiba motor gadis korban perkosaan itu mogok. Saat itulah dua lelaki menghampiri dia.
"Mereka bahkan mengancam gadis itu untuk menarik kasus pemerkosaannya di polisi terhadap tertuduh Arif alias Aasif. Berikutnya asam akan dilemparkan ke wajahnya, " kata seorang perwira senior polisi.
Dalan hukum di India, pelaku teror itu akan dijerat pasal berlapis. Sampai saat ini dua lelaki penyerang gadis korban perkosaan itu masih buron.
Sebelumnya polisi sudah menerima laporan perkosaan gadis tersebut. Diduga pelaku terori gadis korban perkosaan adalah teman dari pelaku perkosaan gadis korban perkosaan itu. (Dnaindia)
Berita Terkait
-
Ketagihan Perkosa Mantan Pacar di Dapur, Sali Sebar Video Seks ke Facebook
-
DJSN Dicuriga Sudah Dibayar untuk Hentikan Tim Panel Kasus Perkosaan Amel
-
Bongkar Kasus Perkosaan, Polda DIY Periksa Pers Mahasiswa Balairung UGM
-
Tukang Becak Madura Perkosa Anak Gadisnya Selama Setahun
-
Kebejatan Ayah Tiri, Perkosa Anak Selama 8 Tahun
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru