Suara.com - Orang minang di Jakarta yang tergabung dalam Komunitas Minang Pemilih Jokowi menargetkan kemenangan untuk Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin di Sumatera Barat. Mereka menargetkan 55 persen suara di Sumbar untuk paslon 01.
Koordinator Minang Pemilih Jokowi, Yoss Vitayadi mengaku optimis Jokowi - Ma'ruf mampu mengungguli perolehan suara pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
"Sekarang kita optimis 55 persen. Kita merasa sosmed itu keras pertempurannya, sekarang kita lihat sudah ada saling menghormati, perbedaan. Itu pencapaian yang bagus," kata Yoss dalam acara silaturahmi bersama Maruf Amin di Rumah Makan Sederhana, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019).
Mereka menilai pemerintah Indonesia di tangan Jokowi - Ma'ruf Amin nantinya bisa mewujudkan mimpi masyarakat Indonesia. dan melanjutkan kerjanya satu periode lagi.
"Pertama kita sama sama merasa Pak Jokowi mewujudkan mimpi orang biasa. Memelihara mimpi orang indonesi," jelasnya.
Dia menilai gerakan #MinangPemilihJokowi yang digerakkan di Jakarta bisa menular ke kampung halaman mereka di Sumatera Barat dan menaikkan elektabilitas paslon 01 yang selama ini kalah dari paslon 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Sumatera Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS