Suara.com - Polisi telah meringkus seorang warga berinisial SA lantaran menjadi pengedar narkoba jenis ganja sebanyak 2 kilogram. Terungkapnya kasus ini, SA ternyata merekrut pelajar SMP sebagai kurir ganja tersebut.
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kepulauan Mentawai Henri Yaya mengatakan, tersangka sudah setahun lamanya menjalani bisnis narkoba itu dengan memanfaatkan anak-anak di bawah umur.
"Team Opsnal Satnarkoba melaksanakan penyelidikan pada hari Minggu 3 februari 2019 sekitar pukul 17.00 Wib, dalam penyelidikan tersebut ditemukan satu paket daun ganja kering yang ditaruh di dalam saku celana tersangka, dan satu paketnya lagi terletak dalam jok sepeda motor tersangka," kata Henri, Rabu (6/2/2019).
Setelah diperiksa, tersangka mengaku mendapatkan daun ganja kering tersebut dipesan langsung dari Padang sebanyak 2 kilogaram dari bandar berinisial DA sebelum tahun baru kemarin.
"Saat ini kita, sedang melakukan pengembangan dari mana barang bukti di dapat oleh tersangka," kata Henri seperti dikutip Minangkabaunews.com--jaringan Suara.com.
Sementara, Kasat Resnarkoba Iptu Yaya Novi Sutrisna mengatakan, barang bukti yang ditemukan, berupa dua bungkus paket besar dan kecil daun ganja kering, uang senilai Rp 800 ribu, serta HP jenis android, yang di gunakan untuk transaksi tersangka.
"Sementara tersangka sudah kita amankan di LP Makopolres dan sedang menunggu waktu untuk di bawa ke Padang," kata Yaya.
Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 111 ayat (1) jo Pasal 144 ayat (1) jo Pasal 127 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.
Sumber: Minangkabaunews.com
Baca Juga: Terobosan Baru, Pasien Epilepsi Dibuat Tertawa Saat Operasi Bedah Otak
Berita Terkait
-
Tarif Rp2 Juta Semalam, Warga Pasar Minggu Jadi Mucikari PSK Online
-
Baru Keluar Penjara, Janda IM Kembali Dagang Sabu di Rumah
-
Dibekuk Kasus Narkoba, Pencipta Lagu Via Vallen Dikirim Polisi ke BNN
-
Cermati: Berkendara Pakai GPS Bisa Ditilang !
-
Mertua dan Menantu Ditangkap Polisi karena Bawa Sabu di Mobil
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks