Suara.com - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/2/2019) malam tak hanya menyebabkan banjir. Sebuah sebuah tanggul di wilayah Pasir Jati, Ujungberung, Bandung jebol. Akibat kejadian itu, 3 orang warga dilaporkan tewas dan 3 lainnya luka-luka.
Berdasarkan laporan tertulis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, peristiwa tanggul jebol itu terjadi pada Sabtu (9/2) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Di mana saat itu terjadi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.
Selain menyebabkan 3 orang tewas dan 3 lainnya luka-luka, dua unit rumah dilaporkan mengalami rusak parah. Sementara 10 unit rumah lainnya dalam kondisi rusak ringan.
Terkait peristiwa itu, BPBD Jawa Barat sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung. Tim SAR dan aparat setempat sudah menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban. Di mana saat ini, ketiga korban meninggal dunia sudah dimakamkan. Sementara dua orang korban luka sudah boleh pulan dan satu korban lain masih dirawat di rumah sakit setempat.
Selanjutnya, BPBD Jawa Barat bersama tim terkait masih akan melakukan penyisiran kembali di wilayah yang terkena banjir bandang.
Peristiwa itu juga dibenarkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nuhroho.
"Tanggul di Pasir Jati jebol sehingga banjir melanda Desa Jatiendah Kec Cilengkrang Kab Bandung pada 9/2/2019 pukul 22 WIB. 3 tewas, 3 luka-luka, 2 rumah rusak berat dan 10 rumah rusak sedang. Penanganan banjir masih dilakukan. Korban sudah dimakamkan," tulis Sutopo di akun Twitternya @Sutopo_PN.
Tak lupa, Sutopo juga mengunggah video berdurasi 45 detik saat tanggul di Pasir Jati jebol, pada Sabtu malam.
Baca Juga: Jelang 15 Februari, Ahok Jalani Foto Prewedding dengan Puput?
Berita Terkait
-
Seorang Warga Hilang Terseret Banjir di Kota Bandung
-
Tekno Otomotif Masa Depan: Motor Listrik Terabas Banjir, Bisakah ?
-
Kecelakaan Maut Bus Kramat Jati di Bandung, 2 Tewas, Belasan Orang Selamat
-
Banjir Besar di Australia, 2 Orang Tewas Hingga Buaya Naik ke Jalan Raya
-
Vihara Samudra Bhakti Terbakar, 12 Mobil Damkar Dikerahkan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
Terkini
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran
-
Keppres Adies Kadir jadi Hakim MK Sudah Diteken, Pelantikan Masih Tunggu Waktu
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Kabar Krisis Iklim Bikin Lelah, Bagaimana Cara Mengubahnya Jadi Gerakan Digital?