Suara.com - Pihak berwenang di Australia menemukan dua mayat yang menjadi korban badai pada saat membersihkan bekas banjir di salah satu Queensland, wilayah barat laut Australia, demikian laporan polisi setempat pada Selasa (5/2/2019).
Hujan lebat selama beberapa hari di kota Townsville meyebabkan ganti rugi asuransi sekitar 32,63 dolar Amerika. Sementara kantor prakiraan cuaca memperingatkan masih akan ada hujan lebat di beberapa daerah.
"Mayat-mayat tersebut ditemukan sekitar tengah hari dan telah dikenali," kata polisi tanpa mengungkapkan penyebab kematian mereka.
Sekitar seribu orang diungsikan pada Senin, setelah pihak berwenang membuka pintu waduk akibat air hujan yang meluap di penampungan air tersebut.
Sejumlah buaya terlihat di sejumlah jalan raya di pinggiran kota, seperti yang beredar di media sosial.
"Setelah air surut, kita beranjak dari masa tanggap darurat ke tahap pemulihan, ini merupakan suatu kejutan besar bagi masyarakat," kata Perdana Menteri Scott Morrison kepada wartawan di Townsville.
"Pada saat mereka kembali ke rumah, menilai kerugian di rumah mereka, ya ada kerugian fisik, juga goncangan kejiwaan." (Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT