Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok menjalani sesi pemotretan dipandu oleh fotografer artis kenamaan. Bekalangan, pemotretan itu disebut-sebut merupakan sesi prewedding Ahok dengan Puput Nastiti Devi.
Diketahui, saat Ahok masih berada di penjara Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, santer disebut-sebut ia akan menikah dengan Puput pada 15 Februari 2019 ini.
Sang fotografer itu adalah FD Photogtaphy, merupakan salah satu fotografer kenamaan yang biasa menangani sesi pemotretan prewedding para artis kondang Tanah Air. Melalui unggahan akun resmi @fdphotography90 pada 30 Januari 2019, tampak Ahok mengenakan stelan jas berwarna biru dongker lengkap dengan hiasan rantainya.
Ahok tampak gagah dengan kemeja yang dibalut dengan jas itu dan celana bahan dengan warna senada yakni biru dongker. Tatapan matanya terang, senyuman menghiasi wajahnya yang menandakan kegembiraan pada diri Ahok.
“Speechless adalah kata yang tepat ketika Bapak @basukibtp memlih saya untuk project terbaru bapak,” tulis akun @fdphotography09 sebagaimana dikutip Suara.com, Minggu (10/2/2019).
Sang fotografer pun tak menjelaskan secara rinci apa projek terbaru Ahok dalam pemotretan itu. Dalam foto tersebut juga tak tampak sosok Puput. Namun warganet meyakini sesi pemotretan Ahok itu untuk prewedding.
Bila biasanya sang fotografer mengunggah foto klien hasil jepretan usai menjalani sesi pemotretan. Namun setelah hampir dua pekan sejak pertama kali fotografer mengumumkan pemotretan itu, hingga kini hasil jepretan Ahok belum dipublikasikan. Hal ini pun semakin menmbah rasa penasaran warganet yang menantikan potret Ahok bersama Puput.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang mendampingi Ahok memimpin Ibu Kota, Djarot Saiful Hidayat membenarkan bila Ahok akan melangsungkan pernikahan. Namun, ia belum bisa memastikan kapan pernikahn itu akan digelar. Menurutnya, pernikahan merupakan hak pribadi Ahok.
“Aduh, itu masalah pribadi lah. Tanggal 15 Februari belum, belum fix," kata Djarot saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).
Baca Juga: Fahri Hamzah: Ulama Hanya Dihormati di Tahun Politik
Hari pernikahan Ahok dengan Puput Nastiti Devi tampaknya masih menjadi misteri. Saat Ahok menjalani liburan bersama keluarga di Bali belum lama ini pun tak nampak sosok Puput.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM