Suara.com - Selain elektabilitas paslon di Pilpres 2019, lembaga survei Celebes Research Center atau CRC juga merilis survei elektabilitas partai politik di pemilihan legislatif atau Pileg 2019. PDIP menempati posisi teratas dengan 24,5 persen.
Setelah PDIP ada Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto berada di urutan kedua dengan 12,9 persen. Kemudian disusul Partai Golkar dengan 10,5 persen.
Partai-partai baru seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, dan Partai Garuda masih berkutat di angka nol koma persen.
Direktur Eksekutif Celebes Research Center, Herman Heizer mengatakan, hasil survei ini dilakukan dengan metode simulai jika pemilihan legislatif dilakukan hari ini.
"Jika pemilihan umum legislatif dilaksanakan hari ini, partai mana yang akan ibu/bapak pilih?' kata Herman di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2019).
Lembaga survei asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan ini melakukan survei terhadap 1.200 responden di 34 provinsi di Indonesia dengan metode multi random sampling denvan margin of error 2,83 persen.
Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan jangka waktu 23-31 Januari 2019.
Berikut ini hasil survei CRC soal elektabilitas partai jelang Pileg 2019:
PDIP: 24,5%
Gerindra: 12,9%
Golkar: 10,4%
PKB: 7,5%
PKS: 5,0%
Demokrat: 4,6%
PPP: 2,8%
NasDem: 2,8%
Perindo: 2,3%
PAN: 2,2%
Hanura: 0,8%
PBB: 0,6%
PSI: 0,2%
Berkarya: 0,1%
Garuda: 0,1%
PKPI: 0,0%
Tidak akan ikut memilih: 1,5%
Tidak tahu/tidak jawab/rahasia: 21,7%
Baca Juga: Kunci Motor Hilang, Pria ini Malah Panggil Begal Secara Online
Berita Terkait
-
Survei: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun, Prabowo-Sandi Unggul di Sumatera
-
Survei CRC: Jokowi - Ma'ruf Amin Unggul 51,6 Persen
-
Gabung ke PDIP, Hasto: Ahok Tidak Ikut Kampanye Pemilu 2019, Mengapa?
-
Masuk PDIP, Ahok Jadi Tak Sepenuhnya Bebas
-
Karier Politik Ahok, antara Kutu Loncat dan Teguh Pegang Prinsip
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung