Suara.com - Menpora Imam Nahrawi menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Meksiko untuk RI, Armando G Alvarez beserta jajarannya di Lantai 10, Menpora, Selasa (12/2/2019). Kerjasama bidang olahraga antar kedua negara menjadi pembahasan dalam pertemuan ini.
Dibidang olahraga, Meksiko pernah menjadi tuan rumah Olimpiade dan tuan rumah Piala Dunia. Harapannya, Indonesia pun bisa samai jejak Meksiko sebagai penyelenggara event tersebut.
Menurut Armando, Meksiko dan Indonesia memiliki karakteristik yang sama yaitu masyarakat yang ramah. Sementara, pemuda Indonesia juga memiliki potensi yang sangat bagus. Ini menjadi poin yang sangat baik untuk kerjasama di bidang olahraga.
“(Meksiko-Indonesia) memiliki karakeristik yang sama yaitu ramahnya. Kemudian, pemuda Indonesia juga memiliki potensi yang bagus, ini tentu baik untuk kerjasama di bidang olahraga,” jelasnya.
Armando mengungkapkan, Indonesia memiliki prestasi yang cukup baik dibidang olahraga, terutama setelah penyelenggaraan Asian Games 2018. Selain sukses prestasi, Indonesia jug sukses sebagai tuan rumah.
Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi berterima kasih atas dukungannya di Asian Games 2018. Kesuksesan tersebut diharap bisa menjadi modal baik Indonesia untuk mencalonkan sebagai tuan rumah pada kejuaraan-kejuaraan olahraga berikutnya.
“Terima kasih. Saya harap Meksiko mendukung Indonesia jika mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah olimpiade dan Piala Dunia. Asian Games merupakan wujud nyata kita ketika menjadi tuan rumah dan sukses,” ujar Menpora.
Menpora juga memperkenalkan olahraga pencak silat ke Armando. Pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga yang sukses saat gelaran Asian Games 2018. “Suatu saat Pak Dubes bisa berkunjung ke Madiun karena disana salah satu pusat perguruan pencak silat,” kata Menpora.
Baca Juga: SEA Games 2019: Menpora Ingin Kontingen Indonesia Didominasi Atlet Junior
Berita Terkait
-
PBNU Tegas Dukung Iran, Gus Yahya Serukan Perdamaian dan Desak RI Ambil Langkah Diplomatik
-
Kedubes Iran Open Donasi untuk Korban Perang, Netizen: Bismillah Lawan Zionis, Titip Rudal Min
-
Terima Mohammad Boroujerdi, Megawati Kirim Surat Resmi untuk Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Doa Bersama dan Petisi Solidaritas untuk Iran Digelar di Jakarta
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai