Suara.com - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menjenguk Ani Yudhoyono, isteri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang mengidap kanker darah di National University Hospital, Singapura, Kamis (14/2/2019).
Namun, Kadiv Komunikasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, Prabowo hanya bisa melihat kondisi Ani dari kejauhan.
Ia mengungkapkan, Prabowo berada di rumah sakit sekitar 30 menit. Prabowo hanya bisa melihat Ani dari kejauhan lantaran kondisi Ani yang tengah dirawat di ruang sterilisasi.
Ani dikabarkan mengidap kanker darah dan dirawat di ruang yang steril. Bagi pembesuk yang ingin melihat Ani, harus dari jarak tertentu lantaran dikhawatirkan akan mengganggu kondisi kesehatan.
"Jadi Pak Prabowo tadi melihat Ibu Ani, menyapa Ibu Ani dari jarak tertentu, sehingga tidak bisa bersentuhan secara fisik langsung ya," kata Ferdinand saat dihubungi wartawan, Kamis (14/2/2019).
Setelah melihat kondisi Ani yang tengah terbaring sakit, Prabowo melanjutkan berbincang dengan SBY. Saat itu SBY ditemani oleh mantan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa.
Sedangkan Prabowo didampingi oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono. Adapun putera sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga ikut dalam perbincangan itu.
SBY dan Prabowo tidak membahas terkait di luar kondisi kesehatan Ani. Kebanyakan keduanya membahas soal penanganan Ani ke depannya.
"Ya seputar kesehatan Ibu Ani dan tindakan-tindakan penanganan yang akan dilakukan ke depan. Itu saja tidak ada bicara yang lain.”
Baca Juga: Asus Fokus Pasarkan Laptop Berprosesor AMD di Indonesia pada 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam