Suara.com - Gatot Sumanto kaget ketika Presiden Jokowi tiba-tiba datang ke Tambaklorok, Semarang, Jawa Tengah. Jokowi datang tanpa memberitahu warga setempat malam hari.
Jokowi datang mengenakan mobil Plat AD. Jokowi datang, Sabtu (2/2/2019) lalu sekita pukul 22.30 WIB. Saat Jokowi datang perkampungan paling Utara Semarang itu relatif selalu ramai dari kegiatan nelayan dan proyek pembangunan Kampung Bahari Tambaklorok.
"Saya kira mobil itu orang dinas dan proyek yang akan mengecek proyek Kampung Bahari di malam hari," kata Gatot di Tambaklorok, Selasa (19/2/2019).
"Saat turun juga belum tahu, Pak Jokowi lalu ke arah gedung pasar baru, nah di situ baru tahu kalau yang datang Pak Jokowi," lanjutnya.
Menurut Gatot, Jokowi sudah dua kali berkunjung ke Tambaklorok. Pertama saat masih menjabat presiden periode pertama, melihat kanal sungai dan keadaan kampung Tambaklorok.
"Yang pertama itu Pak Jokowi malah minta jika Tambaklorok untuk diperbaiki lingkungannya. Maka ini dibuat gedung pasar dan Kampung Bahari Tambaklorok," ujarnya.
Kata Gatot, usai menilik gedung pasar Jokowi lalu berjalan menuju lokasi proyek Kampung Bahari, Jokowi berjalan menyusuri talud kanal sungai dan dermaga. Saat itu juga baru sedikit orang yang tahu saat Jokowi mengajak beberapa nelayan yang akan melaut diajak bicara.
"Ya itu duduk-duduk di pinggir talud dan ngobrol sama warga. Di situ baru ramai warga tahu jika yang datang Pak Jokowi," tutur Gatot.
Sementara, Muslihin (50), sempat bersalaman dengan Jokowi, kondisi saat itu sudah mulai ramai. Banyak warga berebut salaman dan berfoto.
Baca Juga: Moeldoko Yakin Elektabilitas Jokowi Naik Usai Debat dengan Prabowo
"Saya salaman, lalu bilang untuk Pak Jokowi mohon dibantu soal pembebasan lahan proyek kios dagangnya untuk segera dapat ganti untung," kaya Muslihin.
Muslihin mengatakan jika saat ini kios jualannya belum mendapat ganti untung seperti warga lainnya. Mendengar curhatan itu, kata Muslihin, jika Jokowi bersedia akan membantunya.
"Pak Jokowi bilang, ya saya sudah tahu masalahnya, nanti saya bantu," ujar Muslihin, meniru jawaban Jokowi.
Karena warga sudah mulai ramai, lanjut Muslihin, pengaman Paspampres berseragam preman lalu membuat barikade sederhana. Selang 20 menit lalu rombongan Jokowi meninggalkan Tambaklorok.
"Nggak lama. Paling cuma 20 menit lalu beranjak pulang," tukasnya.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
-
Demokrat Menilai Jokowi dan Prabowo Sama-sama Gagal di Debat
-
Aksi #SaveUnicorn Kecewa dengan Prabowo, Klaim Tak Pro Jokowi
-
Timses Jokowi Minta Kubu Prabowo Tanya ke Rakyat Soal Pembangunan Jalan
-
Moeldoko Sebut Jokowi Hanya Berikan Contoh, Bukan Menyerang Pribadi Prabowo
-
Foto Jokowi Blusukan ke Kampung Nelayan Tersebar, TKN: Itu Foto Lama
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
Terkini
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran
-
Keppres Adies Kadir jadi Hakim MK Sudah Diteken, Pelantikan Masih Tunggu Waktu
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg