Suara.com - Menjelang aksi Apel Siaga Ummat, ratusan massa aksi yang tergabung dalam Forum Umat Islam atau FUI melakukan pose 2 jari. Aksi pose 2 jari tersebut dilakukan di depan Masjid Sunda Kelapa.
Menurut pantauan Suara.com, terlihat puluhan massa aksi berpakaian serba putih berkumpul di sekitar mobil komando. Pada mobil tersebut dipasangkan juga banner bertuliskan Tolak Kecurangan Pemilu.
Massa aksi berkumpul di beberapa masjid sekitar gedung KPU usai sholat Jumat. Setelah itu akan dilangsungkan long march menuju kantor KPU. Kegiatan tersebut bertajuk Menuju Pemilu yang Damai, Jujur Tanpa Kecurangan.
Mengenai adanya kemungkinan kerusuhan saat aksi, Kepolisian mengaku sudah mencegahnya. Sebelum aksi berlangsung sudah dilakukan mediasi dengan KPU agar nantinya perwakilan dari massa aksi dapat diterima untuk melakukan audiensi.
"Kita akan kawal berbagai titik seperti di masjid-masjid karena habis sholat jumat akan mengarah kesini. Kemungkinan tidak ricuh. Kita sudah mediasi dengan KPU untuk diterima audiensinya," ujar Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan.
Berita Terkait
-
Dilarang ke Bundaran HI, Massa FUI Kumpul di Masjid Sebelum Demo KPU
-
Pemprov DKI Larang FUI Kumpul di Bundaran HI untuk Mendemo KPU
-
Dijaga Ribuan TNI dan Polisi, Demo FUI di KPU Dilarang Bawa Atribut Parpol
-
Jaksa Pose 2 Jari saat Foto Bareng Ahmad Dhani, Kajati Jatim Ogah Komentar
-
Tiga Pemuda Hampir Babak Belur Digebuki Pendukung Jokowi karena Pose 2 Jari
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin