Suara.com - PDI Perjuangan menargetkan 60 persen kemenangan Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin di provinsi Lampung. PDI Perjuangan meyakini mampu memenangkan suara di tiga kabupaten yakni Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji.
Hal itu di sampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Tulang Bawang, Winarti kepada Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam Rapat Konsolidasi Pemenang Pileg dan Pilpres PDI Perjuangan Lampung, Jumat (29/2/2019). Winarti mengatakan siap memenangkan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.
"Pak sekjen, kami sepakat kami sepakat tiga kabupaten untuk Jokowi dan Maruf Amin 60 persen," kata Winarti.
Berkenaan dengan itu, Winarti mengajak jajarannya untuk bekerja keras guna mencapai target tersebut.
"Tiga kabupaten kita sepakat karena kita tidak boleh sombong kita harus ikhtiar, jangan sampai kita menargetkan tinggi tetapi tidak sampai, lebih bajk targetnya menang tapi fokusnya tercapai," ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Hasto mengaku optimistis PDI Perjuangan mampu memperoleh suara terbesar di Lampung baik Pileg maupun Pilpres. Bahkan, Hasto meyakini suara Jokowi - Maruf Amin di Lampung mampu melebihi target.
"Kami targetkan 60 persen dari pemetaan di lapangan. Tapi dari trennya akan semakin positif, bahkan bisa lebih dari 65 persen," tandasnya.
Berita Terkait
-
Keluarga Sandiaga Uno Membelot Dukung Dirinya, Jokowi: Terima Kasih
-
Gelar Safari Kebangsaan, PDIP Perkuat Basis Milenial dan Petani di Lampung
-
Jokowi ke Gorontalo Bagikan Kartu Indonesia Pintar dan Tinjau Panen Jagung
-
Maruf Amin Isunya Cipika - Cipiki dengan Perempuan Lain, Ini Reaksi Istri
-
Survei Cyrus Network: Jokowi Ungguli Prabowo 20 Persen
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat