Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, yang dirawat di National University Hospital Singapura, Jumat (1/3/2019). Anies datang bersama istrinya, Fery Farhati.
Saat tiba di rumah sakit tempat Ani dirawat, dalam video terlihat SBY menyambut Anies dan memeluknya serta menyalami Fery. Selanjutnya, mereka bertiga terlihat berbincang-bincang dalam ruangan tertutup.
Sebelumnya, SBY mengungkapkan istrinya Ani Yudhoyono dirawat di National Universtiy Hospital Singapura, sejak Sabtu (2/2) karena mengidap kanker darah.
"Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami 'blood cancer' atau kanker darah," kata SBY dalam video konferensi pers di Singapura.
SBY mengatakan, kekinian dirinya berada di Singapura mendampingi Ani Yudhoyono dalam pengobatan dan perawatan kesehatan.
Sejak 2 Februari 2019, kata dia, Ani Yudhoyono menjalani pengobatan di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.
Berdasarkan penilaian tim dokter, Ani Yudhoyono harus menjalani pengobatan dan perawatan secara intensif di National University Hospital Singapura.
Berita Terkait
-
PKS Serahkan Nama Cawagub Pengganti Sandiaga ke Anies, Ini Namanya
-
SBY Tunjuk AHY Pimpin Kampanye, Pengamat LIPI: Itu Demi Dinasti Politik
-
Jelang Akhir Pekan, Anies Ajak Istri ke Singapura Jenguk Ani Yudhoyono
-
Pemprov DKI Larang FUI Kumpul di Bundaran HI untuk Mendemo KPU
-
Ibu Ani dan SBY Foto di Pintu Rumah Sakit: Kami Bersatu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith