Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyambut baik dukungan yang diberikan keluarga Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno kepada pasangan Jokowi - Ma'ruf di Pemilu 2019. Hasto menilai dukungan perwakilan keluarga Uno sebagai bukti keberhasilan kepemimpinan Jokowi di periode pertama memimpin Indonesia.
"Dukungan dari keluarga Uno tadi tentu saja ini merupakan hal yang positif," ucap Hasto di Lampung Tengah, Jumat (29/2/2019).
Hasto mengatakan kapasitas seorang pemimpin dapat dilihat dari kepemimpinan di keluarga. Masyarakat, kata Hasto, kekinian juga bisa melihat mana sosok pemimpin yang benar-benar bekerja dan yang hanya mengandalkan citra dan retorika.
Selain itu, politikus PDI Perjuangan ini mengajak masyarakat untuk melihat orang-orang di sekeliling Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Hasto mengatakan orang baik akan didukung oleh orang baik, begitu pula sebaliknya.
"Mari kita lihat siapa yang ada di sekeliling Pak Prabowo - Pak Sandi, seperti Neno Warisman, sosok Fadli Zon, Pak Amien Rais, kemudian Rocky Gerung, orang bisa melihat. Sehingga, orang baik bertemu dengan orang baik," ungkapnya.
Sebelumnya, kerabat Cawapres 02 Sandiaga Uno, Rudi Hartono Uno menyampaikan dukungan kepada Capres nomor urut 01 Jokowi. Menanggapi, hal itu, Jokowi pun mengapresiasi dukungan tersebut.
"Ya logikanya kan harusnya keluarga Sandiaga Uno itu dukung ke Pak Sandiaga. Ya kalau ke saya (membelot), ya sangat berterima kasih,' kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik
-
Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!
-
Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY
-
BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara
-
Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi
-
STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata
-
Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta
-
Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026
-
Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah
-
Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah