Suara.com - Politikus senior sekaligus pendiri Partai Amanan nasional (PAN) Amien Rais kembali menyindir Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Amien mengatakan, Jokowi tidak lama lagi akan lengser dari kursi RI 1 lantaran sudah banyak tanda-tanda yang ia amati.
Amien menyebutkan, tanda-tanda Jokowi akan lengser dapat terlihat dari kesalahan-kesalahan yang dilakukannya. Baik dari ucapan maupun data yang dikeluarkan Jokowi.
"Kita amati kalau seorang pemimpin mau jatuh itu langkah-langkahnya itu khas, dari salah ke keliru, blunder, salah, keliru, blunder. Makin lama blundernya makin besar, insyallah tumbang dengan kehendak Allah SWT," ujar Amien Rais di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019).
Ia berujar, capres petahana saat ini diambang kehancuran. Sehingga kepada Calon Presiden Prabowo Subianto, Amien meminta Prabowo tidak perlu lagi untuk menyerang Jokowi.
"Pak Prabowo jangan pernah berusaha menghancurkan Pak Jokowi, wong sudah hancur lebur," ucap Amien.
Amien Rais bersama calon presiden Prabowo Subianto menghadiri Konsolidasi Nasional Aliansi Pencerah Indonesia (API) sekaligus silaturahmi dengan warga Muhammadiyah.
Prabowo hadir sekitar pukul 10.00 WIB mengenakan baju berwarna putih.
Hadir dalam acara tersebut politisi Partai Demokrat Andi Nurpati, Ustadz Ansufri Idrus Sambo atau Ustadz Sambo.
Ketua Nasional API, Suyatno mengatakan dalam acara tersebut, dihadiri seluruh pimpinan Muhammadiyah dari tingkat cabang hingga ranting di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Kecelakaan Bupati Demak Tewaskan Ajudan, Begini Kronologinya
Menurut dia, API sudah menyiapkan sistem Teknologi Informasi (IT) untuk mengawal proses penghitungan suara di Pilpres 2019 agar tidak ada kecurangan.
"Sistem IT itu agar kami punya data di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). API Jawa Timur sudah siapkan untuk meng-cover di seluruh Indonesia," ujarnya seperti dikutip Antara.
Dia mengatakan sistem "back up" itu sangat dibutuhkan agar tidak ada kecurangan dalam Pemilu.
Dalam acara tersebut, eksponen Muhammadiyah dan Aisyiyah yang tergabung dalam API mendeklarasikan dukungan dan komitmen untuk memenangkan pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.
Berita Terkait
-
Deklarasi Dukung Prabowo-Sandiaga, API Janjikan 25,7 Juta Suara
-
Klaim Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo, PDIP: Kader Jangan Terlena
-
Sandiaga Ditolak Ponpes Buntet, TKN: Yang Menabur Angin akan Menuai Badai
-
Amien Rais Doakan KPU Dilaknat Allah Kalau Curang, Ini Kata Fadli Zon
-
Baliho Jokowi - Ma'ruf Amin Dirusak dan Ditulisi PKI
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan