Suara.com - Muhamad Jaini, lelaki berusia 40 tahun warga Sumpu Dalam, Jorong Balai Labuah Bawah, Nagari Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, tega menikam perut istrinya sendiri.
Jaini menikam perut sang istri bernama Suryawati hingga tewas pada Jumat (1/3/2019). Motifnya adalah, Jaini kesal karena Suryawati tak mengizinkannya berpoligami alias beristri lebih dari satu.
Kapolres Tanah Datar Ajun Komisaris Besar Bayuaji Yudha Prajas membenarkan adanya pembunuhan tersebut.
Ia mengatakan, Suryawati ditemukan tewas akibat luka tertusuk senjata tajam di rumahnya. Suryawati juga nyaris dibakar oleh suaminya sendiri.
"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit MA Hanafiah Batusangkar dan pukul 01.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit," katanya seperti diberitakan Minangkabaunews—jaringan Suara.com.
Yudha mengatakan, setelah dilakukan pencarian oleh polisi dan warga setempat, pelaku ditemukan di tengah sawah Sumpu yang berjarak 200 meter dari lokasi kejadian.
Sementara berdasarkan keterangan saksi bernama Bayu Dwinata (27), pembunuhan itu berawal ketika korban sedang beristirahat bersama anak dan keponakannya di rumah.
Kemudian, Bayu melihat ada api yang menyambar dari dinding rumahnya yang terbuat dari kayu.
Tidak lama kemudian, pelaku membuka pintu rumah tersebut secara paksa dan langsung menarik korban hingga terjatuh di luar pintu rumah.
Baca Juga: PKS Serahkan Nama Cawagub Pengganti Sandiaga ke Anies, Ini Namanya
"Waktu itu saya melihat mereka lagi istirahat bersama keponakannya. Sedangkan saya lagi memperbaiki rumah saya. Tidak lama kemudian, saya melihat ada api di dinding kayu rumah saya. Setelah itu pelaku membuka pintu rumah saya secara paksa dan langsung menarik korban hingga terjatuh di luar pintu rumah saya," ujar Bayu.
"Pada saat korban terjatuh, pelaku langsung menikam istrinya pada bagian perut. Melihat hal tersebut, saya langsung masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan keponakannya," ungkapnya kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang