Suara.com - Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau dikenal Tommy Soeharto dibully warganet. Dia mengungkap alasannya terjun ke dunia politik.
Tommy Soeharto menuai kritikan pedas dari warganet. Melalui akun Twitter miliknya @Tommysoeharto_7, Tommy Soeharto mengakui memiliki alasan kuat untuk terjun ke dunia politik.
Tommy Soeharto opitimis untuk mengembalikan Indonesia ke masa keemasan setelah paska reformasi yang telah dilalui.
“Saya terjun ke politik untuk mengembalikan Indonesia ke masa keemasan setelah Paska Reformasi apa yg kita rasakan. Sudah mau 21tahun Reformasi. Saya rasa rakyat bisa merasakenya,” kicau Tommy seperti dikutip Suara.com, Senin (4/3/2019).
Tak hanya itu, Tommy Soeharto pun mengunggah sebuah video yang berisi pengumuman mengenai akun Twitter resmi miiknya serta beberapa media sosial lainnya yang resmi dimiliki oleh ia dan Partai Berkarya yang dipimpinnya.
Namun, unggahan Tommy Soeharto ini justru mengundang komentar pedas dari warganet. Banyak warganet yang khawatir Tommy Soeharto memiliki niat untuk mengembalikan Indonesia ke era orde baru seperti yang dipimpin oleh sang ayah Soeharto kala itu.
“Masa keemasan? Keemasan yang mana broh? Keemasan otoriter yang memaksa keluarga Korpri harus turut dan tunduk kpd penguasa? Atau keemasan otoriter yg menguasai semua lini dari hulu ke hilir?!” kata @perajut.
“Ngeri bro,” cuit @budiawan1985.
“Astagfirullah, mas jangan jadikan negeri ini hancur lagi seperti selama rezim bapakmu 32 tahun, gak usah ikut politik, kami tau sepak terjang orde baru. Cukup!” ungkap @ariesaricorico.
Baca Juga: 2 Nama Cawagub DKI Diserahkan ke DPRD
“Sangat disayangkan om terjun ke politik. Mestinya terjun dari Monas sebagai penebus atas kekelaman orba,” kicau @devolta18.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta
-
AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar
-
Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi
-
LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran
-
Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami