Suara.com - Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi sudah menerima surat rekomendasi calon Wakil Gubernur pengganti Sandiaga Uno pada Senin (4/3/2019) pagi. Namun dia belum bisa memastikan kapan rapat paripurna akan digelar.
Prasetio mengatakan dua nama Cawagub DKI yang disampaikan Gubernur Jakarta Anies Baswedan ke DPRD Jakarta tidak ada perubahan, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.
"Ya alhamdulillah lah hari ini jam 9.20 tanggal 4 bulan 3, 2019, saya menerima surat pemberitahuan untuk menyampaikan Calon Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta 2019-2022, kemudian di sini tertera nama yang diajukan dari partai pengusung Gerindra dengan PKS ada dua nama pertama Haji Agung Yulianto dan Haji Ahmad Syaikhu," kata Prasetio di Kantor DRPD DKI, Senin (4/3/2019).
Selanjutnya surat tersebut diserahkan ke Badan Musyawarah DRPD Jakarta untuk dijadwalkan rapat paripurna.
"Saya akan meneruskan ke Bamus untuk di agendakan di dalam Paripurna nanti," tambahnya.
Politikus PDIP ini menerangkan, kedua nama tersebut belum tentu lolos menjadi wakil gubernur karena masih harus melalui seleksi dalam proses rapat paripurna DPRD DKI.
"Bisa terpilih bisa tidak terpilih, nanti akan diputuskan lewat rapat paripurna yang harus forum. 2/3 ini harus forum, jadi 2/3 dari 106 anggota Dewan itulah yang akan menentukan nasib dari calon yang diusung partai Gerindra dan PKS," jelasnya.
Praseto kemudian meminta pada dua Cawagub yang diusulkan PKS bisa tampil maksimal dalam rapat paripurna, khususnya dalam menjelaskan kompetensi dan pengetahuannya soal Ibu Kota Jakarta.
Baca Juga: Siapa Pemilik Tas Perempuan di Kamar Hotel Andi Arief saat Ditangkap?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan