Suara.com - Tiga Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Kamis (28/2/2019) besok. Namun JPO tersebut belum bisa digunakan oleh penyandang disabilitas.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan pembangunan lift untuk kaum difabel masih dalam proses, targetnya lift tersebut sudah bisa digunakan pada bulan Mei 2019.
"Semua sudah selesai, kecuali lift yang saat ini masih dalam tahap produksi. InsyaAllah bulan Mei 2019 sudah bisa digunakan," kata Hari Nugroho kepada wartawan, Rabu (27/2/2019).
Hari menerangkan, Pemprov DKI sudah bisa meresmikan JPO yang baru direnovasi tersebut besok tanpa menunggu pembangunan lift rampung. Ia mengatakan sudah banyak permintaan dari masyarakat yang ingin menggunakan JPO tersebut.
"Kelamaan (kalau menunggu lift), sudah banyak yang ingin menggunakan," ungkapnya.
Untuk diketahui, JPO ini memiliki fasilitas seperti desain yang artistik, lampu LED, lampu sorot warna-warni, papan petunjuk, railing pengarah, CCTV 24 jam, dan tong sampah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan
-
Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur
-
Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi
-
Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City
-
Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis
-
Kesaksian Orang Dalam Cafe deClan: Ada Perdebatan Sebelum Polisi Bongkar Ruang Rahasia
-
Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat
-
Muncul Rumor Dua Jenderal Ikut Geruduk Polda Metro Jaya, TNI Buka Suara