Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang saat ini terjadi, menimbulkan kabut asap yang menyelimuti sejumlah kabupaten dan kota di Pekanbaru Riau.
Sudut-sudut ibu kota Provinsi Riau terlihat asap menutupi gedung-gedung. Begitu juga jalan-jalan kota Pekanbaru tertutupi asap meski belum mengganggu jarak pandang.
Sejumlah warga terlihat mulai menggunakan masker. Beberapa pengendara sepeda motor juga mengeluhkan dampak kabut asap yang membuat mata pedih dan berair.
"Asap mulai melanda warga, dari atas langit dengan menggunakan drone terlihat jelas asap mengepung kota Pekanbaru," kata Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Made Ali.
Sebelumnya kabut asap tipis sempat melanda Pekanbaru pada akhir pekan lalu. Namun, kabut asap berangsur hilang setelah wilayah itu diguyur hujan. Namun, diakhir pekan ini, kabut asap kembali melanda Pekanbaru.
Selain Pekanbaru, Made menyebut pada Jumat ini kabut asap juga terpantau menyelimuti sejumlah wilayah di Riau. Di Rokan Hilir, Petapahan dan Minas kondisi udara yang terpantau pada Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berada pada level sedang.
"Sementara kondisi tidak sehat ditunjukkan ISPU yang berada di Rumbai dan Bengkalis Duri Field," ujarnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat, total luas lahan terbakar mencapai lebih dari 1.400 hektare, dengan wilayah terparah mengalami karhutla di wilayah pesisir seperti Bengkalis, Meranti, Dumai, Rokan Hilir dan Pelalawan. (Antara)
Baca Juga: BNPB Ajak Ulama untuk Tanggulangi Kebakaran Hutan, Apa Tugasnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah
-
Tiba di Washington DC, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
-
Wamenag: Stop Sweeping Ramadan! Siapa Pun Dilarang Bertindak Sendiri
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026