- Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang mengamankan delapan juru parkir liar pada Selasa (17/2/2026) akibat keresahan publik.
- Pelaku pemalakan parkir tersebut diketahui mematok tarif tidak wajar, berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp100 ribu.
- Delapan oknum sedang diperiksa karena terindikasi melakukan pungutan liar, termasuk satu juru parkir yang sempat viral.
Suara.com - Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang bergerak cepat mengamankan delapan orang juru parkir liar yang belakangan meresahkan masyarakat di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Penertiban tersebut dilakukan aparat kepolisian pada Selasa (17/2/2026) sebagai respons atas keluhan publik yang memuncak.
Aksi premanisme berkedok parkir ini sempat memicu kegaduhan di jagat maya setelah perilaku mereka viral di berbagai platform media sosial.
Para pelaku dilaporkan mematok tarif parkir secara tidak wajar dengan nominal berkisar antara Rp60 ribu hingga mencapai Rp100 ribu per kendaraan.
"Dari delapan yang kami amankan, ada satu jukir yang viral," ujar Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengutip dari unggahan akun media sosial resmi Polsek Tanah Abang.
Saat ini, kedelapan oknum tersebut tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Metro Tanah Abang untuk pendalaman motif dan jaringan mereka.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para juru parkir yang terjaring operasi ini terindikasi kuat melakukan praktik pungutan liar atau pungli.
Kepolisian menegaskan bahwa para pelaku dapat dijerat dengan hukum pidana apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan bukti pelanggaran yang memenuhi unsur kejahatan.
Kehadiran jukir liar ini sendiri dinilai sangat merugikan para pengunjung yang ingin berbelanja di jantung niaga Jakarta Pusat tersebut.
Baca Juga: Bikin Tanah Abang Macet, Mobil Parkir Liar 'Digulung' Satlantas dan Dishub
Polisi mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan segala bentuk intimidasi atau pemerasan yang dilakukan oleh jukir nakal di area publik.
Berita Terkait
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15 Kg Lebih dari Jakarta hingga Pamulang
-
Bikin Tanah Abang Macet, Mobil Parkir Liar 'Digulung' Satlantas dan Dishub
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Calon Penumpang Disuguhi Pameran Haluan Merah Putih di Stasiun Tanah Abang
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru
-
Peziarah TPU Kawi-Kawi Resah, Jasa Bersih Makam Musiman Diduga Memaksa Minta Uang
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai
-
Jelang Ramadan 1447 H, Kelab Malam hingga Panti Pijat di Jakarta Wajib Tutup Sementara