Suara.com - Siti Aisyah, Warga Negara Indonesia yang dituduh terlibat dalam pembunuhan Kim Jong Nam akhirnya menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Selasa (12/3/2019).
Siti Aisyah memenuhi undangan kepala negara setelah dinyatakan bebas dan berhasil dipulangkan ke Indonesia, Senin (11/3) awal pekan ini.
Sebelum bertemu Jokowi, Siti bersama ayah, ibu dan kakaknya terlebih dahulu menunggu di salah satu ruangan di Istana Merdeka.
Setelah itu Jokowi yang didampingi Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly dan Menteri Sekretariat Negara Pratikno menemui Siti.
Menurut pengamatan Suara.com, Siti yang mengenakan baju batik dan jilbab berwarna hitam langsung memberikan salam dan mencium tangan Jokowi.
Saat bertemu Jokowi, Siti menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada orang nomor satu di Indonesia itu. Ia juga tampak memperkenalkan kedua orangtuanya dan kakak perempuannya.
"Assalamualaikum pak. Terima kasih pak," kata Siti kepada Jokowi.
Tak hanya itu, Siti kembali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jokowi.
"Terima kasih banyak pak," kata Siti sambil mencium tangan Jokowi kembali.
Baca Juga: AS akan Tarik 150 Staf Diplomatik dari Venezuela Pekan Ini
Setelah menyampaikan terima kasih dan mencium tangan Jokowi, Siti kemudian mencium tangan Pratikno, Retno dan Yasonna.
Ayah Siti juga tampak menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jokowi saat bersalaman.
"Terima kasih pak," kata Ayah Siti.
Jokowi menemui Siti dan keluarga di ruang tamu Istana Merdeka sekitar 14 menit. Seusai bertemu Siti, Jokowi memberikan ucapan selamat kepada Siti karena sudah kembali berkumpul bersama keluarganya.
"Dan saya ucapkan selamat berkumpul untuk Siti Aisyah dengan keluarga besarnya," kata Jokowi.
Sebelumnya, jaksa mencabut dakwaan terhadap Siti Aisyah di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan, Senin (11/3/2019). Jaksa memutuskan membebaskan terdakwa pembunuhan dari Indonesia Siti Aisyah.
Berita Terkait
-
Menlu Retno: Siti Aisyah Cukup Lama Jalani Proses Hukum di Malaysia
-
Pelukan dan Sujud Syukur Sang Ayah Warnai Pemulangan Siti Aisyah
-
Jokowi Undang Siti Aisyah, Mantan Terdakwa Pembunuh Kim Jong-nam
-
Kemenlu: Setelah Administrasi Selesai, Siti Aisyah Segera Dipulangkan
-
Siti Aisyah Dibebaskan, Kemenlu: Malaysia Sejak Awal Tak Punya Bukti Kuat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?