Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal kembali menambah 10 unit kamera pengawas atau CCTV guna menunjang sistem Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) atau tilang elektronik. Bahkan, 10 kamera tersebut yang akan dipasang di sejumlah ruas di kawasan Sudirman - Thamrin itu lebih canggih dari kamera yang sebelumnya telah ada.
Kamera tersebut diklaim dapat merekam pengendara yang yang memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi. Selain itu, pengendara yang tak mengenakan sabuk pengamanan dan kedapatan bermain ponsel genggam saat berkendara bisa terdeteksi oleh kamera ini.
"Jadi fokus pelanggarannya tidak hanya ke menerobos lampu merah dan melanggar marka jalan saja seperti kamera yang sekarang," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf di Polda Metro Jaya, Rabu (13/3/2019).
Yusuf berharap, nantinya 10 kamera tersebut dapat terpasang akhir bulan April 2019. Sampai kini, kamera masih dalam proses instalasi dan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Untuk itu para pengendara diimbau agar lebih tertib dalam berlalu lintas. Terlebih, penerapan sistem e-TLE ini dinilai juga sudah mengurangi jumlah pelanggar.
"Bila melanggar yang lewat akan dibuat virtualnya. Main di ranah virtual lagi. Kemudian kita pasang kamera itu super canggih. Foto deteksi pakai cahaya. Itu kamera baru yang akan kita kembangkan," singkat Yusuf.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan