Suara.com - Dalam kunjungannya di Jambi, Calon Presiden Prabowo Subianto berkesempatan menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya yang memenuhi Gedung Ratu Convention Center (RCC), Kamis (14/3/2019).
Kepada pendukungnya, Prabowo menekankan untuk menggunakan akal sehat dalam memimpin.
"Senior saya, Ben Mboi, pernah memberikan nasehat. Prabowo, jika ingin menjadi pemimpin, gunakan akal sehatmu dan cintai rakyatmu," katanya.
Untuk diketahui, Ben Mboi adalah mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) di masa Orde Baru yang memimpin provinsi tersebut selama 10 tahun, dari tahun 1978 - 1988.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan tugas seorang pemimpin.
"Tugas pemimpin itu hanya dua, pertama menegakkan keadilan, dan kedua mensejahterakan rakyat. Ini pelajaran yang saya terima dari guru-guru dan senior saya," kata Prabowo.
Tak hanya itu, ia juga mengkritik perilaku elit politik di Indonesia yang ditudingnya gagal dalam mengelola negara karena hanya memikirkan diri sendiri.
"Saya tidak tahu apa yang ada di benak mereka, mungkin mereka memikirkan dinasti 15 tahun mendatang. Saya tidak mengerti apa yang ada di pikiran mereka," katanya.
Baca Juga: Ada Pelanggar HAM di Sekitar Jokowi? TKN: Semua Ada Plus Minus
Berita Terkait
-
Cerita Prabowo Tertahan di Bandara sampai Telat Kampanye di Jambi
-
Sempat Tertahan di Bandara, Prabowo Telat Mendarat di Jambi
-
Takut Dicurangi, Prabowo Minta Pendukungnya Bawa Tikar ke TPS
-
4 Sikap Keluarga Korban Penculikan 1998 Tolak Prabowo - Tantang Wiranto
-
Tak Percaya Hasil Survei yang Menangkan Jokowi, Prabowo: Mereka Dibayar
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI