Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menaikan target perolehan kursi di DPR RI yang semula 91 kursi menjadi 110 kursi di Pemilu Legislatif 2019 mendatang. Hal ini ditujukan untuk tujuan jangka panjang di Pemilu 2024.
Airlangga menilai Pemilu 2019 adalah momentum penting dan strategis bagi Partai Golkar. Ia menyebut kemenangan dalam pemilu tahun ini bisa menjadi modal politik bagi Partai Golkar untuk pertarungan di Pemilu 2024.
"Partai Golkar telah mentargetkan perolehan kursi di DPR RI yang semula 91 kursi menjadi 110 kursi atau setara dengan 18 persen suara," kata Airlangga dalam pidatonya saat acara Silaturahmi Ketua Umum DPP Partai Golkar dengan pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan di Gresik, Sabtu (16/3/2019).
"Partai Golkar harus memenangkan Pemilu 2019 ini karena kemenangan Partai Golkar akan menjadi modal kita untuk bertarung di 2024 nanti," Airlangga menambahkan.
Untuk caleg DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) se wilayah Provinsi Jawa Timur, ditargetkan meraih kursi 14 kursi serta meraih jumlah kursi sebanyak-banyaknya di DPRD tingkat provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Timur.
Airlangga menambahkan, pada Pileg 2014 yang lalu kualitas caleg Partai Golkar tidak kalah dengan PDIP sebagai pemenang pemilu tahun 2014. Hanya saja kalah pada pencoblosan tanda gambar.
"Untuk itu DPP Partai Golkar terus mengkampanyekan agar pemilih lebih banyak lagi menusuk tanda gambar Partai Golkar" jelasnya.
Dalam pidatonya tersebut Airlangga juga mengajak seluruh kadernya untuk turut mensukseskan pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin sebagai sumbangsih dari partai koalisi.
“Yang namanya pembangunan itu menghasilkan karya. Inilah yang mendorong Partai Golkar mendukung 100 persen Pak Jokowi untuk dua periode,” imbuhnya.
Baca Juga: Lewati Kota Serang, Prabowo Ketiban Durian
Oleh karena itu, Airlangga juga menilai, pembangunan yang sudah berjalan saat ini perlu dilanjutkan lagi untuk menjadi lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Buka Kaca Mobil di Istana, PM Thailand Balas Sambutan Pelajar dengan Gestur Jari Cinta
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir