Suara.com - Sebanyak 38 kantong jenazah berisi korban banjir bandang Sentani, Papua tiba di Rumah Sakit Bhayangkara sampai Minggu (17/4/2019) pagi. Ke - 38 jenazah itu berasal dari sekitar Distrik Sentani.
Kepala RS Bhayangkara AKBP dr. Herry menjelaskan jenazah para korban banjir itu nantinya akan diperiksa baik antemortem maupun postmortem dengan mengerahkan tim dari DVI Polda Papua.
"Memang benar saat ini ada 38 kantong jenazah dari 38 korban jiwa yang sudah diterima Rumah Sakit Bhayangkara dan siap untuk dilakukan identifikasi," kata Herry saat dihubungi, Minggu pagi.
"Setelah selesai dilakukan pemeriksaan dan ciri cocok dengan yang dinyatakan keluarga maka jenazah akan diserahkan untuk dimakamkan," lanjut Herry.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Jayapura Sumartono mengatakan jumlah korban meninggal dunia dalam musibah tersebut kini tercatat 42 orang. Namun pihaknya memperkirakan masih bertambah karena masih terus dilakukan pencarian.
“Kemungkinan jumlah korban bertambah karena ada beberapa lokasi yang baru bisa didatangi akibat derasnya luapan air dengan membawa berbagai material seperti bebatuan dan batang kayu,” kata Sumartono.
Sembilan distrik di Kabupaten Jayapura terkena banjir bandang, yang terparah di sekitar kawasan Sentani dan Doyo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Dudung Ungkap Alasan Kepala BGN Diganti, Ada Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
-
Kantor BGN Masih Digeledah Kejagung, Lantai Dua Steril dari Aktivitas Pegawai
-
KPK Amankan Belasan Orang di OTT Imigrasi Jakbar, Dirjen Imigrasi Buka Suara
-
Dadan Dicopot Sebelum Diperiksa Kejagung, Pakar UGM: Biar Penyelidikan Tak Terganjal 'Orang Kuat'
-
Tiket Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni, Cek Ketentuannya di Sini!
-
Danantara Belum Buka Laporan Keuangan, Koalisi Sipil: Waspada Celah Korupsi Aset Negara!
-
KAI Daop 1 Jakarta: 19 Kereta Dilempari dalam 5 Bulan, Pelaku Mayoritas Remaja
-
Kasus Dugaan Jual Beli Titik MBG, Kejagung Masih Geledah Kantor BGN
-
Tanggapi Kabar Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Dasco Ungkap DPR Sudah Lama Soroti BGN
-
Kantor BGN Digeledah dan Dadan Hindayana Dikabarkan Ditangkap Kejagung, Begini Respons Dasco