Suara.com - Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima beragam keluhan dari masyarakat terkait operasional Moda Raya Terpadu atau MRT selama uji coba publik. Keluhan terkait penandaan menjadi yang paling banyak.
Anies mengatakan masyarakat yang sudah mengikuti uji coba publik sejak tanggal 12 Maret lalu banyak mengeluh soal penandaan di tiap stasiun MRT.
"Feedback itu banyak adalah tentang signage, tentang penandaan, tandanya kok tidak seperti yang dibayangkan, ketika keluar tangga kok tandatandanya beda, nah feedback itu sangat bermanfaat sekali," kata Anies di Stasiun MRT Istora, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).
Menurut Anies, seharusnya masyarakat juga merasakan dengan mencoba seluruh stasiun yang sudah dibangun pada fase I dari Bundaran HI sampai Lebak Bulus.
"Saya menganjurkan pada mereka mencoba jangan hanya naik di dua stasiun ujung, kan naik di lebak bulus turun di Bundaran HI, turunlah di tengah, keluar kemudian masuk lagi, merasakan betapa nyamannya menggunakan moda ini," imbau Anies.
Sementara untuk uji coba publik MRT Jakarta rencananya akan diperpanjang hingga 31 Maret jika penentuan tarif belum juga selesai dibahas di DPRD Jakarta. Sementara peresmian tersebut akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 24 Maret 2019.
Berita Terkait
-
Jajal MRT Jakarta Lagi, Jokowi Sampaikan Komplain dari Penumpang
-
Naik MRT Jakarta Gratis Diperpanjang sampai 31 Maret, 1 April Sudah Bayar
-
Nyanyian Jokowi Siapa yang Punya Terdengar saat Presiden Menuju Stasiun MRT
-
Pembangunan MRT Bundaran HI - Kota Dimulai 24 Maret 2019
-
Siang Temani Jokowi, Malamnya Anies Sambangi Keluarga Prabowo Subianto
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel