Suara.com - Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan hadir dalam acara Aliansi Pengusaha Nasional di Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Prabowo memberikan sejumlah pernyataan di depan pengusaha.
Salah satu pengusaha dan politisi Erwin Aksa menjelaskan acara tersebut bertujuan untuk mengumpulkan seluruh pengusaha yang mendukung Prabowo - Sandiaga. 1000 pengusaha kabarnya hadir dalam silahturahmi tersebut.
Erwin kemudian melanjutkan acara silahturahmi itu juga menjadi bukti bahwa para pengusaha tersebut akan tegas mendukung Sandiaga di Pilpres 2019. Erwin meyakini seluruh pengusaha yang hadir optimis dengan adanya acara silahturahmi itu akan memberikan kekuatan bagi Prabowo - Sandiaga demi mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur.
Berikut 4 pernyataan Prabowo di depan para pengusaha.
1. Minta Sandiaga Jadi Cawapres dari 2014
Prabowo Subianto ternyata sudah pernah minta Sandiaga Uno untuk menjadi Cawapresnya pada Pilpres 2014 lalu. Namun pada akhirnya Prabowo maju bersama Hatta Rajasa dan kalah dari pasangan Jokowi - Jusuf Kalla.
"Saudara-saudara, Alhamdulillah saya ketemu seseorang yang namanya Sandiaga Salahuddin Uno. Sebetulnya saya sudah minta dia dari 2014, betul, betul?, ngaku lo, lo ngaku lo," ujar Prabowo kepada Sandiaga saat pidato dalam acara Aliansi Pengusaha Nasional di Djakarta Theather, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).
Prabowo menuturkan, ada satu kandidat dari kalangan pengusaha lainnya yang menarik perhatian Prabowo kala itu, sebelum akhirnya ia memilih Sandiaga Salahuddin Uno. Dia adalah politikus Partai Golkar yang juga pengusaha Erwin Aksa.
"Termasuk terus terang saja, termasuk saudara Erwin Aksa saya minta, ngaku lo ya kalau enggak Sandi, Erwin aku minta bener ini bener," kata Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Akan Mudahkan Jalan Agar Perekonomian Nasional Bangkit
Menurut Prabowo, harus ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi kandidat untuk bisa terpilih mendampinginya. Kriteria itu dilihat Prabowo ada dalam diri Sandiaga dan Erwin.
"Sudah kriteria itu semua cerdas ya harus juga karena ini dunia internasional ya harus bisa ngomong bahasa Inggris lah. Dan kalau bisa ya sudah mapan begitu jadi nanti enggak akan korupsi iya kan," ujarnya.
Diketahui Erwin Aksa membelot dari Partai Golkar dengan menyatakan dukungannya untuk kemenangan Prabowo - Sandiaga di Pilpre 2019. Ia sendiri menjadi salah satu penggagas Aliansi Pengusaha Nasional yang pada malam ini berkumpul memberikan dukungan untuk Prabowo - Sandiaga.
"Para pengusaha menaruh harapan besar kepada Pak Prabowo dan Bang Sandi untuk Indonesia lebih baik, adil, dan makmur," kata Erwin saat membuka acara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027
-
Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas